Jaminan Keamanan Korban Penganiayaan SPBU di Jakarta Timur

Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) memberikan jaminan keamanan kepada tiga pegawai Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 3413901 di Cipinang, Pulogadung. Mereka menjadi korban penganiayaan yang diduga dilakukan oleh JMH alias A (31) pada Minggu malam. Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Alfian Nurrizal, mengatakan bahwa pihak kepolisian akan memberikan penjaminan pengamanan dan pendampingan kepada korban selama proses hukum berlangsung. Awalnya, ketiga korban tidak membuat laporan polisi setelah insiden terjadi. Namun, kepolisian mengambil langkah proaktif dengan mendatangi korban dan memberikan pendampingan agar mereka dapat membuat laporan resmi.

Komitmen Polres Metro Jakarta Timur dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya korban tindak pidana, ditegaskan oleh Alfian. Polisi tidak hanya fokus pada penanganan perkara, tetapi juga memastikan kondisi korban tetap aman dari potensi intimidasi atau ancaman. Dengan adanya jaminan keamanan, akhirnya para korban bersedia membuat laporan resmi. Polisi akan terus memantau situasi dan memberikan pendampingan hingga proses hukum selesai. Alfian juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melapor ke polisi apabila menjadi korban kejahatan, karena korban akan mendapatkan perlindungan dan pendampingan sebagai bagian dari tugas kepolisian.

Insiden penganiayaan terjadi ketika salah satu operator SPBU Lukman Hakim bertugas pada Minggu malam. Lukman berinisiatif mempercepat proses pengisian bahan bakar, namun situasi memanas ketika barcode yang ditunjukkan tidak sesuai dengan jenis kendaraan. Diduga tidak terima ditegur, pelaku marah-marah dan bahkan menantang para petugas. Keributan berlanjut, dan tiga korban mengalami pemukulan.

Polres Metro Jakarta Timur mengungkap bahwa pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu-sabu dan ganja saat melakukan tindakan penganiayaan. Polisi telah mengamankan barang bukti dan pelaku akan dijerat dengan pasal yang berlaku. Proses penyelidikan masih berlangsung, dan kepolisian berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Source link