Saat ini, Organisasi Maritim Internasional (IMO) menyarankan kapal-kapal untuk menghindari Selat Hormuz dan berhati-hati di wilayah tersebut. Sekretaris Jenderal IMO, Arsenio Dominguez, telah mengeluarkan pernyataan mengingatkan kapal-kapal untuk tidak melintasi wilayah tersebut sampai situasi membaik. Dominguez juga menyampaikan keprihatinan atas korban jiwa di kalangan pelaut komersial serta menyerukan untuk menghormati prinsip-prinsip kebebasan navigasi. Pada tanggal 28 Februari 2026, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangkaian serangan terhadap target di Iran, termasuk di Teheran, yang menyebabkan kerusakan dan korban warga sipil. Sementara itu, Iran merespons serangan tersebut dengan meluncurkan peluru kendali ke sejumlah wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah sebagai tindakan pembelaan diri. Data intelijen yang dikumpulkan selama berbulan-bulan oleh CIA juga telah diakui berkontribusi pada serangan yang menewaskan Ali Khamenei di Teheran. Semua pihak dihimbau untuk bersikap hati-hati dan menghormati prinsip-prinsip perdamaian dan keamanan dalam menghadapi situasi tersebut.
Kapal Hindari Selat Hormuz: Persoalan AS-Israel dan Iran
Read Also
Recommendation for You

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan seluruh pejabat untuk tidak menggelar open house lebaran Idul…

Polda Sumatera Selatan bersama Perum Bulog dan pemerintah daerah menggelar Gerakan Pangan Murah Polri di…

Pada Kamis, 12 Maret 2026, Mojtaba Khamenei mengeluarkan pernyataan pertamanya setelah dilantik sebagai Pimpinan Tertinggi…

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga organisasi Pemuda Pancasila secara berjenjang menerima uang setiap bulan terkait…

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan memastikan pelaksanaan ibadah haji…







