Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sedang mempersiapkan strategi untuk mengerek ekonomi Ibu Kota menjelang Idulfitri 1447 Hijriah. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memperkenalkan program “Mudik ke Jakarta” sebagai upaya untuk mendukung masyarakat datang dan berbelanja di Jakarta selama libur Lebaran. Program tersebut diumumkan oleh Pramono dalam Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Tahun 2026.
Konsep “Mudik ke Jakarta” diharapkan dapat merangsang aktivitas ekonomi di Jakarta selama libur Idulfitri, dengan menjadikan Jakarta sebagai destinasi utama. Meskipun tetap menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga yang ingin kembali ke kampung halaman, Pemprov DKI Jakarta juga mengkomunikasikan pentingnya menjaga tingkat konsumsi dan aktivitas ekonomi di Jakarta selama periode Lebaran.
Pramono menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan insentif pajak dan menggelar program diskon besar-besaran di pusat perbelanjaan untuk menarik minat masyarakat berbelanja saat libur Lebaran. Kebijakan ini terinspirasi dari kesuksesan program serupa yang diterapkan pada periode libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya. Program diskon besar pada saat itu sukses mencatatkan rekor transaksi belanja yang sangat tinggi, sehingga Pramono berharap hal serupa dapat terjadi pada program “Mudik ke Jakarta” menjelang Idulfitri tahun ini.












