Berita  

Iran Serang Dimona: Rahasia Nuklir Israel

Pada Minggu, 22 Maret 2026, Iran melancarkan serangan terhadap Israel di kota Dimona, yang merupakan lokasi fasilitas nuklir di selatan Israel. Serangan ini dipicu sebagai balasan atas serangan yang ditujukan terhadap situs nuklir Iran, Natanz. Menurut Organisasi Energi Atom Iran, kompleks pengayaan Natanz menjadi target serangan, namun tidak ada laporan kebocoran bahan radioaktif. Militer Israel telah mengonfirmasi bahwa rudal Iran menghantam bangunan fasilitas penelitian nuklir di Dimona, yang menyebabkan 39 orang terluka. Dimona sendiri terletak dekat dengan Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev Israel, yang merupakan lokasi sensitif terkait program senjata nuklir Israel yang tidak diumumkan secara resmi.

Badan Energi Atom Internasional menyatakan mengetahui serangan di Dimona namun belum menerima informasi terkait kerusakan di Pusat Penelitian Nuklir Negev. Serangan ke Dimona terjadi hanya beberapa jam setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap kompleks pengayaan nuklir Natanz di Iran. Iran mengecam serangan tersebut dan menekankan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan perjanjian nuklir. IAEA juga melakukan penyelidikan terkait serangan terhadap Natanz dan meminta semua pihak untuk tetap tenang. Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa mereka akan menargetkan Dimona jika Israel terus menyerang fasilitas nuklir mereka.

Source link