Selama periode hari H hingga H+2 Idulfitri, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) mencatat adanya lonjakan lalu lintas melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama. Sebanyak 133.091 kendaraan telah melintas menuju Jakarta, menandai peningkatan volume kendaraan sebesar 49,15 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal. Data lalu lintas harian pada 23 Maret 2026 juga menunjukkan kenaikan signifikan, dengan 75.837 kendaraan dari wilayah timur Trans Jawa, meningkat hingga 197,66 persen dari kondisi normal.
Ria Marlinda Paallo, Corporate Secretary & Legal Jasamarga Transjawa Tol, menyampaikan bahwa lonjakan lalu lintas yang terjadi menunjukkan bahwa arus balik masih berlangsung dan diperkirakan akan terus meningkat. Untuk menjaga kelancaran arus kendaraan, JTT bersama kepolisian memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan menerapkan sistem one way nasional dan one way lokal di beberapa bagian jalan tol Trans Jawa.
Selain itu, dalam rangka mengantisipasi lonjakan volume kendaraan saat arus balik, JTT memberikan potongan tarif tol sebesar 30 persen untuk perjalanan menerus tertentu. Diskon juga diberlakukan hingga 31 Maret 2026 dengan harapan dapat menghasilkan distribusi lalu lintas yang lebih merata. Peningkatan volume kendaraan juga tercatat di ruas tol yang dikelola JTT Group di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Lonjakan lalu lintas yang terjadi menuntut kerjasama semua pihak untuk menjaga kelancaran arus kendaraan selama periode arus balik.












