Pada hari Minggu waktu setempat, Presiden Donald Trump mengancam Iran dengan serangan yang menyasar pembangkit listrik dan jembatan jika Selat Hormuz tidak segera dibuka kembali. Trump memberi peringatan keras bahwa akan ada serangan besar pada hari Selasa yang akan menargetkan infrastruktur Iran secara keseluruhan. Beliau menegaskan bahwa konsekuensinya akan berat jika Iran tidak mematuhi tenggat waktu yang telah ditetapkan. Trump juga optimis bahwa kesepakatan bisa dicapai dengan Iran sebelum batas waktu yang ia tetapkan. Jika Iran tidak bergerak, Trump secara tegas mengancam akan menghancurkan infrastruktur penting negara tersebut, termasuk jembatan dan pembangkit listrik. Ancaman tersebut merupakan tindakan serius dan peringatan terakhir sebelum tindakan agresif diambil terhadap Iran. Upaya Iran untuk menghambat jalur pelayaran di Selat Hormuz telah menyulitkan perdagangan minyak dunia dan Trump tidak akan ragu untuk bertindak jika Iran tidak mematuhi perintah yang telah diberikan sebelumnya. Trump juga telah memberikan tenggat waktu sebelumnya kepada Iran dan kini semakin serius dalam ancamannya.
Ancaman Serangan Trump ke Pembangkit Listrik dan Jembatan Iran
Read Also
Recommendation for You

Pada Sabtu, 18 April 2026, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama Presiden Prabowo…

Kemeriahan Kemala Run 2026 di Bali United Training Center (BUTC), Gianyar, disambut antusias oleh masyarakat…

Malam puncak Apresiasi Konektivitas Digital 2026 telah digelar di The Sultan Hotel Jakarta pada Jumat,…









