Red Bull Dukung Langkah-alliance F1 di Tengah Kekhawatiran McLaren

Red Bull Siap Mendukung Langkah untuk Menangani Kekhawatiran Aliansi Tim F1

Kepala tim Red Bull Formula 1, Laurent Mekies, mengatakan mereka “akan mendukung” langkah-langkah lebih lanjut untuk mengatasi kekhawatiran seputar kemandirian tim.

Kekhawatiran McLaren atas Aliansi Tim di F1

CEO McLaren, Zak Brown, baru-baru ini mengirim surat kepada badan pengatur F1 yaitu FIA dan presidennya, Mohammed Ben Sulayem, untuk menegaskan kekhawatiran lamanya terkait aliansi tim di F1.

Brown mengungkapkan ketidakpuasannya terhadap beberapa aspek kepemilikan ganda Red Bull Austria terhadap Red Bull Racing dan Racing Bulls, termasuk kurangnya masa tunggu Laurent Mekies ketika pindah dari yang terakhir ke jabatan teratas di Red Bull.

Respons Red Bull dan Persoalan Aliansi Tim

Responding terhadap isu tersebut, Mekies menyatakan Red Bull bersedia untuk mendukung langkah-langkah tambahan untuk mengatasi ketidaknyamanan tersebut. Mekies menekankan pentingnya 11 tim balapan secara independen di lintasan.

Menyikapi pendapat Brown, Mekies menyatakan, “Jika pemangku kepentingan di Formula 1 tidak setuju bahwa ini adalah kejuaraan antara konstruktor independen, maka hal ini patut dipertanyakan.” Mekies menambahkan, “Kita perlu lebih banyak langkah untuk memastikan keadilan dalam permainan dan persaingan.”

Peran Red Bull dan Racing Bulls

Bos tim Racing Bulls, Alan Permane, mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan pengelolaan tim Red Bull kedua dan menekankan bahwa tim tersebut sangat memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Permane menjelaskan, “Hubungan kami dengan Red Bull Racing adalah hubungan pelanggan-pemasok. Kami menerima beberapa komponen dari mereka yang mematuhi peraturan teknis dengan ketat.”

Permane menekankan bahwa banyak usaha dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, sehingga tidak ada masalah dengan cara operasional mereka saat ini.

Source link