Berita  

Board of Peace Trump Akan Masuk Gaza: Kabar Terbaru

Dewan Perdamaian Board of Peace akan Kunjungi Jalur Gaza

Pada Kamis, 28 Mei 2026, Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Board of Peace (BoP) disebut akan mengunjungi kawasan Jalur Gaza dalam beberapa hari ke depan. Ini akan menjadi kunjungan pertama sejak lembaga tersebut didirikan awal tahun ini.

Kunjungan Pertama ke Kota Gaza

Menurut laporan dari media Israel, KAN, perwakilan tertinggi BoP, Nickolay Mladenoy yang ditunjuk oleh Trump, telah mengajukan permintaan resmi kepada pemerintah Israel untuk memasuki wilayah Gaza yang masih dilanda konflik. Jika izin tersebut diberikan, maka ini akan menjadi kunjungan perdamaian pertama BoP ke Gaza sejak lembaga tersebut dibentuk.

Permasalahan Senjata di Gaza

Sebagaimana dilansir oleh Anadolu Agency, KAN melaporkan bahwa Hamas belum menunjukkan kesediaan untuk melucuti senjata. Hal ini menjadi sorotan setelah tewasnya salah satu pimpinan Brigade Al-Qassam, Mohammed Awda, akibat serangan Israel di wilayah barat Kota Gaza.

Menurut sumber di dalam dewan, upaya untuk melemahkan dan melucuti Hamas terus berlanjut. Rencana inisiatif Gaza milik Trump yang disampaikan oleh Mladenov memuat 15 poin, termasuk rencana pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di wilayah tersebut. Pasukan multinasional ini direncanakan akan mengunjungi Gaza bulan depan.

Amerika Serikat juga diprediksi akan semakin terlibat dalam upaya penyelesaian konflik Gaza setelah meredanya ketegangan dengan Iran. Rencana kunjungan Dewan Perdamaian dapat menjadi sinyal awal keterlibatan Washington yang lebih besar di wilayah tersebut.

Dukungan Amerika Serikat terhadap Perdamaian di Gaza

Pada 16 Januari lalu, Gedung Putih mengumumkan pembentukan struktur pemerintahan transisi untuk Gaza, termasuk Dewan Perdamaian, Dewan Eksekutif Gaza, Komite Administrasi Gaza, dan Pasukan Stabilisasi Internasional. Langkah ini merupakan bagian dari rencana 20 poin Trump untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Sejak diluncurkannya perang besar oleh Israel di Gaza sejak Oktober 2023 yang didukung oleh Amerika Serikat, lebih dari 72.000 warga Palestina dilaporkan tewas dan lebih dari 172.000 lainnya terluka, dengan mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak.

Source link