Jakarta Masuk Peringkat ke-53 Kota Terbaik di Dunia
Pada Sabtu, 20 Juni 2026, DKI Jakarta berhasil menduduki peringkat ke-53 dalam daftar 100 Kota Terbaik di Dunia versi 2026 yang dirilis oleh perusahaan konsultan Resonance Consultancy di Brussel, Belgia.
Bahkan, Jakarta berhasil mengungguli posisi Washington DC, Amerika Serikat yang berada di peringkat ke-57, serta Abu Dhabi di peringkat ke-86. Presiden & CEO Resonance Consultancy, Chris Fair, menjelaskan bahwa keberhasilan Jakarta ini disebabkan oleh daya tarik wisata, popularitas media sosial, serta peningkatan konektivitas transportasi.
Daya Tarik dan Keunggulan Jakarta
Meskipun berhasil mencapai prestasi tersebut, Jakarta masih berada di bawah sejumlah kota lain seperti Guangzhou, China, Bogota, Kolombia, dan Kuala Lumpur, Malaysia. Sementara itu, di puncak daftar terdapat London, New York, dan Paris.
Chris menilai Jakarta sebagai metropolitan terpadat kedua di dunia yang terus berkembang meskipun dihadapkan pada tantangan, mulai dari penurunan muka tanah hingga rencana perpindahan ibu kota negara ke Nusantara.
Daya Tarik Kota dan Popularitas Media Sosial
Menurut Chris, Jakarta memiliki daya tarik lovability atau daya tarik kota yang membuatnya berada di peringkat ke-28 dunia dalam kategori tersebut. Hal ini didorong oleh keberadaan kawasan wisata dan ruang publik yang fotogenik seperti Kota Tua, kawasan rooftop di SCBD, dan Pantai Indah Kapuk (PIK).
Selain itu, Jakarta juga masuk dalam 10 besar dunia untuk kategori Shopping dan Family-Friendly Attractions berkat berbagai festival, pusat hiburan, dan destinasi keluarga yang tersedia. Popularitas Jakarta di media sosial juga semakin meningkat, terbukti dengan peringkat ke-9 dunia untuk unggahan Instagram dan ke-8 dunia untuk video TikTok.
Selain sektor pariwisata, konektivitas transportasi Jakarta juga terus mengalami peningkatan dengan LRT Jabodebek yang semakin terintegrasi dengan moda transportasi lain dan pembangunan MRT Jakarta Fase 2 menuju kawasan Kota yang terus berlanjut.












