Did Timo Glock’s Misfortune Lead to Ben Dorr’s First DTM Victory?
Sebuah momen kontroversial terjadi di ajang DTM di Lausitzring ketika Timo Glock terpaksa memarkirkan mobilnya di lintasan karena masalah teknis selama balapan hari Sabtu. Bagaimana momen ini kemudian membawa Ben Dorr dari tim McLaren Dorr Motorsport meraih kemenangan.
Strategi Licik dan Keberuntungan Ben Dorr
Dorr, yang memilih untuk tetap menggunakan ban slicks meskipun hujan saat balapan dimulai dari posisi kesepuluh, berhasil memanfaatkan keadaan yang terjadi. Dalam fase Full-Course-Yellow yang kontroversial karena mobil Glock yang terparkir, Ben Dorr memutuskan untuk masuk pit pada lap 13. Keputusan ini memberikannya keuntungan sekitar 25 detik, membuatnya melaju sebagai pemenang.
Saat FCY diangkat, Dorr berhasil mengungguli pembalap lain dan berada di posisi kedua. Setelah Marco Mapelli dan Ricardo Feller masing-masing diberi penalti 15 detik karena pelanggaran selama masa FCY yang disebabkan oleh Glock, Ben Dorr akhirnya diumumkan sebagai pemenang setelah empat jam.
Timo Glock dan Peran Kontroversialnya
Beberapa orang sempat membandingkan momen ini dengan insiden Crashgate 2009 di Singapura, namun situasinya tidak sepenuhnya sama. Glock sendiri menjelaskan bahwa masalah teknis pada mobilnya yang menyebabkan dia tidak bisa mengarahkannya keluar lintasan. Bagi Glock, masalahnya pada mobil membuatnya tidak bisa bereaksi dengan baik.
Ben Dorr sendiri mengaku tidak pernah berharap akan meraih hasil terbaik dalam balapan tersebut. Namun, strategi dan faktor cuaca akhirnya memihak padanya dan membawanya menuju sejarah DTM sebagai pemenang pertama dari tim McLaren.












