Donald Trump Ancam Habisi Pemimpin Iran
Pada Minggu, 5 Juli 2026, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali membuat pernyataan kontroversial dengan mengancam untuk menghabisi para pemimpin Iran yang masih tersisa selama prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Trump menyebut bahwa satu tembakan saja sudah cukup untuk menghabisi mereka semua.
Trump dan Ancaman Kontroversialnya
Donald Trump menarik kembali ancamannya dengan alasan bahwa jika semua pemimpin Iran tewas, tidak akan ada lagi pihak yang bisa diajak bernegosiasi. Meskipun demikian, dia mengungkapkan bahwa pihak Iran memohon agar mereka bisa mencapai kesepakatan. Hal ini menunjukkan adanya ketegangan yang masih terjadi antara Amerika Serikat dan Iran.
Lebih lanjut, Trump menyatakan bahwa kedua pihak sepakat untuk menghentikan sementara perundingan selama sepekan, hingga prosesi pemakaman Khamenei selesai. Ayatollah Ali Khamenei tewas pada 28 Februari, yang kemudian memicu perang di Timur Tengah. Rangkaian pemakamannya dimulai pada 4 Juli, yang bertepatan dengan peringatan 250 tahun berdirinya Amerika Serikat.
Rangkaian Pemakaman Khamenei
Prosesi pemakaman Khamenei melibatkan sejumlah acara di Kota Qom dan prosesi keagamaan lainnya. Rangkaian pemakaman tersebut dijadwalkan akan berakhir pada 9 Juli dengan prosesi pemakaman di kota kelahiran Khamenei, Mashhad. Jutaan warga Iran diprediksi akan memadati jalan-jalan untuk mengikuti prosesi tersebut, menjadikannya sebagai peristiwa internasional yang mendapat perhatian luas.
Dengan situasi yang masih tegang antara Amerika Serikat dan Iran, serta prosesi pemakaman Khamenei yang menjadi sorotan dunia, perhatian terhadap perkembangan selanjutnya antara kedua negara tersebut menjadi semakin meningkat.












