Berita  

Gudang Munisi Madiun Meledak: Penyebab Tewasnya 1 Prajurit TNI AD


Penyelidikan Masih Berjalan atas Ledakan Gudang Munisi TNI AD di Madiun

Jumat, 17 Juli 2026 – 05:50 WIB

Jakarta, VIVA – Penyebab ledakan yang terjadi di Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, masih menjadi misteri bagi TNI Angkatan Darat (AD).

Penyebab Ledakan yang Menewaskan Prajurit

Selain belum dapat memastikan penyebab ledakan, TNI AD juga belum mengungkap jenis munisi yang meledak dalam insiden tersebut. Satu prajurit tewas dan enam personel lainnya terluka akibat ledakan tersebut.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigadir Jenderal TNI Donny Pramono, menyatakan bahwa informasi terkait penyebab dan jenis munisi yang meledak akan diungkap setelah tim investigasi selesai bekerja. Donny menegaskan bahwa ledakan terjadi selama personel sedang melakukan pemeriksaan, pemeliharaan, dan perawatan munisi sesuai prosedur yang berlaku.

Proses Investigasi yang Dilakukan

Saat ini, TNI AD telah membentuk tim investigasi dari Puspalad untuk mengusut penyebab pasti insiden tersebut. Namun, proses penyelidikan terhambat karena lokasi ledakan masih harus dijamin keamanannya.

Donny menjelaskan bahwa tim melakukan sterilisasi area terlebih dahulu untuk mengantisipasi keberadaan munisi berbahaya. Lokasi kejadian saat ini ditutup dan hanya personel dalam tim investigasi yang boleh masuk area tersebut dengan prosedur keselamatan yang ketat.

Meskipun belum ada target waktu penyelesaian penyelidikan, TNI AD menjamin bahwa investigasi akan dilakukan dengan cermat untuk mengungkap penyebab ledakan secara menyeluruh.

Pada Kamis pagi, Gudang Pusat Amunisi TNI AD di Saradan, Madiun, Jawa Timur, mengalami ledakan yang menyebabkan satu anggota TNI AD meninggal dan tujuh lainnya luka-luka. Proses evakuasi dan penanganan korban masih berlangsung di RSUD Caruban, Kabupaten Madiun.


Source link