Orang Tua Siswa SDN Kebayoran Lama 09 Soroti Anggaran Perbaikan yang Dialihkan
Orang tua siswa SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, mengungkapkan bahwa anggaran untuk perbaikan gedung sekolah yang roboh sejak November 2024 telah dialihkan untuk pembangunan sekolah lain. Hal ini membuat mereka belum mendapatkan kepastian mengenai pembangunan kembali gedung tersebut.
Evi, salah seorang orang tua murid, menyatakan bahwa informasi mengenai pengalihan anggaran tersebut diterima sekitar tahun 2025. Namun, sejak saat itu, tidak ada perkembangan terbaru yang diberikan kepada mereka.
Penundaan Pembangunan dan Keraguan
Menurut informasi yang diterima, alasan pengalihan anggaran tersebut adalah adanya sekolah lain yang dinilai lebih membutuhkan. Hal ini membuat orang tua siswa terus mempertanyakan kapan gedung sekolah yang roboh akan dibangun kembali setelah hampir dua tahun berlalu.
Meskipun pihak sekolah telah mengajukan usulan pembangunan kepada Dinas Pendidikan DKI Jakarta dan melakukan survei lapangan, namun hingga kini belum ada kepastian mengenai jadwal pembangunan tersebut.
Dampak dan Harapan
Robohnya gedung SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Jakarta Selatan, telah berdampak pada sekitar 274 siswa yang bersekolah di sana. Banyak siswa memutuskan untuk pindah ke sekolah lain. Sebelumnya, jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai 300 siswa.
Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun orang tua siswa merasa resah dengan kondisi gedung yang semakin memprihatinkan. Mereka berharap agar Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dapat membantu memastikan pembangunan kembali gedung sekolah tersebut untuk kenyamanan dan keamanan para siswa.
Saat ini, kegiatan belajar mengajar di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi terganggu karena peristiwa robohnya gedung sekolah tersebut. Sebuah musala pun harus dijadikan tempat sementara untuk aktivitas kegiatan belajar mengajar siswa.












