Warga Di Tambora Resah Akibat Tawuran Rutin

Warga Tambora Jakarta Barat Resah Karena Aksi Tawuran Remaja

Warga yang tinggal di Jalan Jembatan Besi, Tambora, Jakarta Barat, mengeluhkan tawuran antarkelompok remaja yang terjadi di wilayah tersebut. Aksi tawuran ini dilaporkan terjadi hingga dua sampai tiga kali dalam sepekan, membuat ketidaknyamanan bagi penduduk setempat.

Salah seorang warga dan juru parkir di minimarket di daerah tersebut, Tatang (59), mengungkapkan bahwa tawuran tersebut melibatkan kelompok remaja dari Krendang dan Duri. Menurutnya, tawuran ini seringkali terjadi tanpa alasan yang jelas, hanya karena saling mencari lawan untuk bertarung.

Situasi Tawuran di Tambora

Tatang menuturkan bahwa aksi tawuran biasanya dimulai dengan saling mencari lawan di sekitar tempat kejadian, dan kedua kelompok terlibat sudah memiliki jadwal kapan akan bertarung. Tawuran ini paling sering terjadi pada akhir pekan, terutama pada Sabtu hingga Minggu dini hari. Bahkan, tidak jarang bentrokan terjadi pada malam Senin.

Belakangan ini, tawuran yang terjadi di kawasan tersebut bahkan membawa dampak fatal dengan adanya korban jiwa. Seorang remaja yang diketahui berasal dari RW 9, Duri, meninggal dunia setelah mengalami luka bacok saat terlibat dalam aksi tawuran.

Harapan Warga dan Tindakan yang Diharapkan

Tatang berharap agar aparat keamanan dapat meningkatkan patroli rutin pada jam-jam rawan, terutama antara pukul 00.00 hingga 03.00 WIB. Selain itu, ia juga mengusulkan untuk membangun pos polisi permanen di kawasan Jalan Jembatan Besi untuk menekan kejadian tawuran.

Ia menyebutkan contoh keberhasilan dari langkah tersebut yang sudah terbukti di kawasan dekat kali di Season City. Setelah didirikan pos polisi di area tersebut, aksi tawuran yang biasa terjadi telah berkurang drastis. Hal ini memberikan harapan bahwa langkah serupa juga akan efektif di wilayah Tambora.

Source link