Casey Stoner: Francesco Bagnaia Patut Dapat Keberuntungan Lebih Baik
Legenda MotoGP Casey Stoner memberikan pandangannya terkait masalah yang dialami Francesco Bagnaia bersama tim Ducati. Menurutnya, terlalu banyak orang yang mengabaikan keluhan Bagnaia terhadap motor Ducati sebelum akhirnya dia dilepas oleh tim pabrikan tersebut.
Bagnaia mengalami kesulitan sepanjang musim 2025 setelah sebelumnya menjadi penantang gelar pada 2024. Meskipun berhasil meraih dua kemenangan grand prix dan beberapa podium lainnya di musim 2025, namun ia kesulitan menemukan kecepatan yang konsisten, gagal finis dalam enam dari tujuh balapan terakhir.
Motor Berbeda dengan Pendahulunya
Stoner menyatakan bahwa kritik Bagnaia terhadap motor tidaklah beralasan. Ia meyakini bahwa Ducati GP25 memiliki perbedaan karakteristik yang signifikan dibandingkan dengan pendahulunya.
“Saya merasa sangat menyesal untuk Pecco karena belakangan ini dia sedikit mengalami kesulitan,” ujar Stoner seperti yang dilansir oleh MotoGP.com. “Semua orang kehilangan kepercayaan pada Pecco karena mengatakan bahwa ia hanya mengeluh, ini motor yang sama, dan sebagainya. Namun, saya melihat dari luar bahwa motor tersebut berperilaku tidak semestinya.”
Masa Depan Francesco Bagnaia
Setelah musim berakhir, Ducati memilih untuk merekrut Pedro Acosta dari KTM untuk musim 2027, sementara Bagnaia kemudian menandatangani kontrak baru untuk bergabung dengan Marco Bezzecchi di Aprilia.
Stoner berharap dengan kesempatan baru bersama Aprilia, Bagnaia dapat memperbaiki performa yang telah ia tunjukkan bersama GP26 saat ini. Ia percaya bahwa Bagnaia memang kurang beruntung selama masa terakhirnya bersama Ducati.
“Mengingat bahwa Pecco adalah pembalap yang melahirkan gelar pertama bagi Ducati sejak gelar saya pada 2007, berhasil mengalahkan Fabio Quartararo dari Yamaha pada 2022, dan mempertahankan gelar pada musim berikutnya. Bagnaia merupakan satu-satunya pembalap Ducati yang selalu berada di barisan depan,” jelas Stoner.
“Saya juga merasa senang melihat apa yang bisa terjadi untuknya, menemukan motivasi baru, semoga menemukan keluarga baru di Aprilia, dan kembali pada performa yang percaya diri seperti dulu,” tambahnya.












