Berita  

Sejarah Gempa Dahsyat di NTT Sebelum Gempa M 7,7

Gempa Bumi Magnitudo 7,0 Guncang NTT

Pada Sabtu 15 Agustus, gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 7,0 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Gempa ini dirasakan hingga Pulau Lombok di Nusa Tenggara Barat (NTB). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa tersebut terjadi pada pukul 05:58 WITA dan berpusat di sebelah utara Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT.

Titik Koordinat dan Peringatan Dini Tsunami

Epos gempa bumi tersebut terletak pada 8,33 derajat lintang selatan dan 121,32 derajat bujur timur, dengan kedalaman mencapai 10 kilometer. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah Sikka dan Labuan Bajo di NTT, dengan gelombang tsunami mencapai 0,19 meter dan 0,36 meter. Sementara di Dompu, gelombang tsunami terdeteksi setinggi 0,17 meter.

Korban dan Kerusakan

Berdasarkan data dari BNPB, hingga pukul 12.30 WIB, insiden ini menyebabkan 14 orang meninggal dunia dan 11 lainnya mengalami luka ringan. Korban jiwa terbanyak dilaporkan di Kabupaten Manggarai, diikuti oleh Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Sikka. Sebanyak lima kepala keluarga terdampak, dengan sekitar 2.000 warga melakukan pengungsian mandiri.

Adapun kerusakan akibat gempa ini tercatat pada 54 unit rumah rusak berat, sembilan unit rumah rusak sedang, dan 11 unit rumah rusak ringan. Selain itu, fasilitas kesehatan, pendidikan, gudang Bulog, fasilitas ibadah, serta kantor pemerintahan juga mengalami kerusakan.

NTT: Wilayah Rawan Gempa

NTT merupakan salah satu wilayah Indonesia yang rawan terkena gempa. Berada di zona transisi Busur Sunda-Banda, NTT berada di wilayah pertemuan Lempeng Eurasia dan Australia, sehingga sering mengalami aktivitas seismik yang tinggi.

Pada tahun 1992, gempa bumi besar pernah mengguncang NTT, terutama di Flores, dan menewaskan ribuan orang. Hal ini menunjukkan bahwa kekayaan alam Indonesia juga menyimpan bencana alam yang potensial untuk terjadi kapan saja.

Source link