Polda Kalimantan Barat Tingkatkan Kewaspadaan Karhutla
Pontianak, 25 Agustus 2026 – Polda Kalimantan Barat (Kalbar) terus memperkuat strategi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan langkah preventif yang lebih proaktif.
Upaya Mencari Sumber Air
Kapolda Kalbar, Inspektur Jenderal Polisi Alberd Teddy Benhard Sianipar, menegaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kalbar untuk memetakan lokasi yang berpotensi sebagai sumber air. Hal ini bertujuan untuk memudahkan proses pemadaman ketika terjadi kebakaran, terutama di daerah yang sulit dijangkau oleh pasokan air.
“Kita juga sedang mencoba mencari sumber-sumber air. Kita sudah koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, kemudian melakukan deteksi pada titik-titik sesuai koordinat yang sudah diberikan,” ujar Alberd di Pontianak.
Persiapan Penanganan Lebih Baik
Dalam upaya memastikan ketersediaan air saat dibutuhkan, polisi juga telah menyiapkan opsi pengeboran di beberapa lokasi berdasarkan pemetaan titik koordinat yang telah ditentukan. Selain itu, penggunaan embung dan parit di sekitar wilayah rawan karhutla juga dimanfaatkan sebagai sumber air cadangan untuk mendukung operasi pemadaman.
Penambahan 300 personel Brimob juga telah dilakukan oleh Polda Kalbar untuk memperkuat Satgas Aman Nusa Dua dalam penanganan karhutla di delapan kabupaten prioritas. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif demi mengurangi potensi kerugian akibat kebakaran hutan dan lahan.












