Spesifikasi Kapal Induk Baru TNI AL dari Italia

Kapal Induk KRI Gajah Mada Siap Diterima TNI AL dari Italia

Kapal induk Giuseppe Garibaldi, yang akan menjadi kapal induk pertama milik TNI Angkatan Laut, sedang dalam perjalanan dari Italia ke Indonesia. Kedatangannya dijadwalkan pada pertengahan bulan September setelah berlayar selama lebih dari 20 hari melalui Laut Merah dengan pengawalan fregat Italia. Setibanya di Indonesia, kapal akan berganti nama menjadi KRI Gajah Mada dan akan diresmikan pada 25 September 2026.

Spesifikasi Kapal Induk KRI Gajah Mada

Kapal induk Giuseppe Garibaldi dibangun di galangan kapal Cantieri Navali di Monfalcone, Italia. Dengan panjang 180,2 meter dan lebar 23,4 meter, kapal ini dilengkapi dengan empat turbin gas FIAT/GE LM-2500 yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot. Selain itu, kapal ini dapat membawa sekitar 18-20 pesawat termasuk helikopter dan pesawat tempur taktis STOVL AV-8B Plus Harrier II.

Giuseppe Garibaldi juga dilengkapi dengan persenjataan, termasuk peluncur rudal antipesawat Aspide dan sistem senjata DARDO dengan meriam Breda 40/70. Dengan kemampuan membawa hingga 825 personel, kapal ini tidak hanya mampu mengangkut pesawat, tetapi juga menjalankan fungsi komando dan pengendalian kekuatan laut serta udara angkatan laut.

Mengubah Wajah Armada TNI AL

Kedatangan KRI Gajah Mada akan mengubah wajah armada TNI AL, menambah daya dukung untuk operasi angkatan laut di wilayah perairan Indonesia. Kapal ini juga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pertahanan laut Indonesia dengan memperkuat kehadiran TNI AL di laut.

Sebagai kapal induk terbesar di jajaran TNI AL, KRI Gajah Mada akan memainkan peran penting dalam berbagai kegiatan operasional, termasuk parade sailing pass dalam peringatan HUT ke-81 TNI. Dengan bobot dan kecepatan yang impresif, kapal ini akan menjadi salah satu aset strategis bagi pertahanan Indonesia.

Source link