Ferrari Memburu Perbaikan Eksekusi Race Weekend
Ferrari tengah mengejar perbaikan eksekusi race weekend-nya karena persaingan ketat di antara para pemuncak Formula 1 musim 2026 yang terus menyempit.
Moment Yang Belum Tercapai
Dengan fokus besar pada regulasi baru selama 2025, Ferrari telah menurunkan mobil kompetitif SF-26, yang terus diperbarui untuk membawa Lewis Hamilton dan Charles Leclerc meraih kemenangan, sehingga Ferrari berada di peringkat kedua dalam klasemen konstruktor.
Meskipun demikian, dalam dua grand prix terakhir di Hungaria dan Belanda, Ferrari gagal mengonversi kecepatan mobilnya menjadi hasil yang memuaskan, dan tidak mampu finis di podium meski berpotensi untuk melakukannya.
Kesempatan yang Terlewatkan
Di Budapest, Ferrari tampil cepat dalam latihan di sirkuit berliku yang seharusnya menguntungkan mereka, tetapi sebuah start buruk diikuti dengan hukuman kecepatan dan pitstop yang lambat membuat baik Hamilton maupun Leclerc gagal finis di tiga besar.
Sedangkan di Belanda, tim merasa melewatkan penampilan terbaik di kualifikasi ketika mereka kehilangan kontrol atas pembakaran ban, dan terdapat kesempatan yang sia-sia dalam balapan untuk meraih podium di sirkuit lain yang seharusnya menguntungkan Ferrari dan menyamarkan kelemahan unit tenaga mereka.
Optimalkan Operasi Weekday
Manajer tim Vasseur menyatakan bahwa Ferrari harus merapikan operasi race weekend-nya karena pentingnya hal tersebut di tengah konvergensi kinerja mobil yang semakin merata.
Evolusi Mobil dan Regulasi
Sebagai salah satu langkah, Ferrari telah meluncurkan sejumlah upgrade mobil belakangan ini, dengan lebih banyak bagian aero dan mesin yang ditingkatkan untuk balapan kandang di Monza akhir pekan ini. Namun, Vasseur percaya bahwa menyempurnakan operasi race weekend semakin penting seiring peningkatan kualitas grid secara keseluruhan.
Saat tim dan konstruktor semakin memahami unit tenaga yang rumit tahun 2026 dan regulasi yang mengatur cara mengoperasikannya, optimalisasi penggunaan energi masih bisa membuat perbedaan besar.
Fokus ke Depan
Ferrari kini berada 87 poin di belakang Mercedes dalam persaingan, sementara Hamilton berada setara dengan George Russell di posisi teratas.












