Betrand Peto membantah tuduhan melakukan kekerasan seksual terhadap perempuan berinisial ANW. Penyanyi yang akrab disapa Onyo itu menyatakan siap mengikuti proses hukum untuk mengungkap fakta terkait laporan dugaan kekerasan seksual yang menyeret namanya.
Klarifikasi tersebut disampaikan Betrand setelah informasi mengenai kasus itu beredar. Dalam pernyataan yang dikutip dari akun Instagram @lambe_turah pada Senin, 14 September 2026, ia menegaskan bahwa tuduhan yang diarahkan kepadanya tidak sesuai dengan kejadian menurut versinya.
“Saya ingin menyampaikan bahwa seperti sudah ada berita yang tersebar, bahwa aku tidak melakukan seperti apa yang dibilang,” ujar Betrand.
Pertanyakan alasan ANW menangis
Betrand kemudian menjelaskan situasi ketika ANW disebut menangis di lokasi kejadian. Menurut dia, dirinya sempat menanyakan secara langsung penyebab tangisan tersebut. Namun, ia mengaku tidak memperoleh penjelasan dari ANW.
“Dan yang kedua, ketika muncul di mana mereka bilang bahwa kan ada kemarin bilang kalau misalkan cewek ini tuh nangis, saya pun bertanya kepada perempuannya, gitu, kenapa bisa nangis? Dan dia itu enggak ada jawab sama sekali, enggak ada kasih aku jawaban kayak aku nangis gara-gara ini, enggak,” katanya.
Melalui pernyataan itu, Betrand menekankan bahwa ANW tidak menyampaikan kepadanya alasan tertentu yang menyebabkan dia menangis. Penjelasan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kejadian yang dipaparkan Betrand berdasarkan ingatannya atas situasi di lokasi.
Kedatangan perempuan lain memicu keributan
Setelah itu, menurut Betrand, seorang perempuan lain mendatanginya. Ia menyebut tidak mengenal perempuan tersebut maupun orang-orang yang berada bersamanya. Perempuan yang disebut kehilangan anting itu kemudian menarik baju dan tangannya.
“Tiba-tiba temannya itu datang yang antingnya copot ini, aku pun enggak kenal sama mereka. Tiba-tiba yang antingnya copot ini datang bertanya sama aku dan dia itu tarik bajuku kayak gini, terus tarik tanganku. Aku tidak bereaksi apa pun, aku cuma diam doang,” tutur Betrand sambil memperagakan tindakan yang dimaksud.
Dalam situasi tersebut, Betrand mengaku meminta perempuan itu menanyakan persoalan yang terjadi langsung kepada temannya. Ia mengatakan tidak memberikan reaksi ketika baju dan tangannya ditarik, serta tetap menunggu penjelasan mengenai masalah yang dipersoalkan.
“Aku bilang, kamu tanya sama teman kamu. Aku pun enggak dapat jawaban dari teman kamu,” ujarnya.
Menurut Betrand, cara perempuan itu mengajukan pertanyaan kemudian membuat keadaan semakin tegang. Ia menggambarkan pertanyaan tersebut disampaikan dengan nada keras, bukan secara baik-baik. Situasi itu lalu berkembang menjadi perselisihan yang melibatkan dua perempuan.
“Dia tanya tuh enggak dengan baik-baik, tapi dia udah enggak mau keluar. Akhirnya dia langsung tanya ke temanku, temanku yang berantem sesama cewek ini, tapi tanyanya itu dengan nada yang galak,” kata Betrand.
Seluruh uraian tersebut disampaikan sebagai kronologi versi Betrand. Selain menyangkal tuduhan terhadap dirinya, ia menegaskan kesediaannya menjalani proses hukum yang sedang berlangsung agar fakta mengenai kejadian itu dapat terungkap.












