Bagi gamer yang masih menanti kehadiran Grand Theft Auto 6, kembali memainkan Grand Theft Auto: Vice City dapat menjadi cara untuk menghidupkan lagi suasana yang membuat seri GTA begitu dikenang. Meski teknologi, skala dunia, dan kemampuan konsol telah berkembang jauh, Vice City tetap menawarkan identitas yang kuat melalui kota bernuansa Miami pada era 1980-an, kendaraan bergaya klasik, musik radio, serta sosok Tommy Vercetti.
Vice City dan atmosfer 1980-an
Ketika diperkenalkan, GTA: Vice City menghadirkan dunia terbuka dengan karakter yang berbeda dari GTA III. Rockstar Games membangun kota yang tidak hanya berfungsi sebagai lokasi misi, tetapi juga sebagai ruang dengan suasana yang mudah dikenali. Pantai, kawasan perkotaan, kendaraan, dan berbagai elemen visualnya dirancang untuk memperkuat nuansa dekade 1980-an.
Radio menjadi salah satu unsur penting dalam pengalaman bermain tersebut. Pemain dapat berkeliling kota dari satu lokasi ke lokasi lain sambil mendengarkan lagu-lagu yang sesuai dengan zaman yang diangkat game. Perjalanan menggunakan kendaraan pun terasa sebagai bagian dari pengalaman menjelajahi kota, bukan sekadar sarana untuk menyelesaikan misi.
Perpaduan musik, lingkungan, kendaraan, dan karakter membuat Vice City memiliki atmosfer yang sulit dipisahkan dari identitas gamenya. Karena itu, memainkan ulang judul tersebut bukan hanya tentang mengingat mekanisme permainan lama. Aktivitas itu juga membawa pemain kembali pada cara Rockstar membentuk karakter sebuah kota melalui lingkungan dan suara.
Rockstar menghadirkan Vice City dalam wajah baru
Nostalgia terhadap Vice City menjadi semakin relevan karena Rockstar membawa kembali nama kota tersebut ke GTA 6. Namun, kota yang ditampilkan kali ini bukan Vice City pada era 1980-an. GTA 6 memperlihatkan Vice City modern sebagai bagian dari Leonida, negara bagian fiktif yang menjadi latar dunia permainan.
Materi resmi dan trailer GTA 6 menunjukkan bahwa Rockstar tidak hanya membuat ulang kota lama dengan tampilan grafis yang lebih modern. Vice City ditempatkan dalam dunia yang lebih luas, dengan kawasan perkotaan serta wilayah lain di Leonida. Lingkungan, kendaraan, aktivitas, dan karakter di dalamnya dirancang untuk generasi konsol saat ini.
Perubahan tersebut membuat hubungan antara kedua game terasa lebih seperti interpretasi ulang daripada pengulangan langsung. Pemain yang mengenal Vice City versi lama dapat menemukan nama dan nuansa yang familier, tetapi GTA 6 menawarkan latar dengan skala serta konteks yang berbeda.
GTA 6 juga memperkenalkan Jason dan Lucia sebagai dua karakter utama. Kehadiran Lucia menjadi salah satu perubahan penting dibandingkan sejumlah seri GTA sebelumnya yang menempatkan protagonis utama dengan latar dan karakter berbeda. Sambil menunggu perkembangan lebih lanjut mengenai GTA 6, Vice City lama tetap menjadi pilihan untuk menelusuri kembali atmosfer yang menjadi bagian penting dari sejarah seri tersebut.












