Sheldon Creed akan meninggalkan Haas Factory Team dan bergabung dengan Sam Hunt Racing (SHR) mulai musim 2027. Keputusan itu diambil ketika Creed tengah memimpin perburuan gelar NASCAR O’Reilly Series setelah tiga balapan dalam Chase for the Championship.
Creed mengumumkan kepindahannya dalam konferensi pers perdananya bersama SHR, Sabtu, di Las Vegas Motor Speedway. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena persoalan dengan Haas, melainkan pertimbangan bisnis untuk menjaga keberlangsungan kariernya.
“Saya tidak punya keluhan apa pun, dan saya tidak akan mengatakan bahwa pindah adalah pilihan pertama saya. Namun, sayangnya, bisnis harus masuk akal, dan terkadang hal itu mengalahkan hasil serta performa di lintasan,” kata Creed.
Menurut Creed, kebutuhan pendanaan dalam balap memengaruhi keputusan tim maupun pembalap. Dana tersebut harus mencakup biaya rekayasa, operasional, serta kemungkinan gaji bagi pembalap. Besaran dukungan dari tim dan pabrikan juga menjadi bagian dari pertimbangan.
Memilih keberlanjutan karier
Di SHR, Creed melihat peluang untuk memiliki karier yang lebih panjang sekaligus membangun tim tersebut menjadi program yang lebih kompetitif. Sebelumnya, ia pernah membalap untuk Richard Childress Racing, Joe Gibbs Racing, dan Haas. Creed juga telah meraih kemenangan pertamanya tahun ini dan kini menjadi pemimpin klasemen.
“Saya mendapat kesempatan membalap untuk RCR, JGR, dan sekarang Haas. Kami tampil baik bersama semuanya, dan akhirnya saya menemukan Victory Lane tahun ini, bahkan beberapa kali. Menjadi pemimpin klasemen sangat besar artinya bagi kami dan tim nomor 00,” ujar Creed.
Ia mengakui bahwa kesempatan membalap di NASCAR Cup Series masih menjadi tujuan utama. Namun, bila peluang itu tidak datang, Creed menilai SHR dapat menjadi tempat untuk membangun kehidupan jangka panjang.
“Kalau saya tidak pernah mendapat panggilan itu, saya merasa tim Sam adalah tempat saya bisa membalap selama 15 tahun ke depan, memperoleh penghasilan yang baik, membesarkan keluarga, dan membangun kehidupan yang baik,” katanya.
Bagi pemilik SHR, Sam Hunt, kedatangan Creed merupakan bagian penting dari rencana pengembangan tim. Creed pernah menjadi juara Truck Series dan ARCA, serta berpeluang merebut gelar O’Reilly Series musim ini.
SHR menargetkan langkah berikutnya
Hunt mengatakan dirinya dan Creed telah saling mengenal selama bertahun-tahun dan mengikuti perjalanan karier masing-masing. Ia menilai pengalaman Creed sebagai pembalap yang sudah memenangi balapan dan bekerja dengan sejumlah organisasi dapat membantu SHR meningkatkan daya saing.
“Untuk mengambil langkah berikutnya, memiliki pembalap seperti Sheldon—yang sudah memenangi balapan dan berada di banyak tempat—akan sangat membantu kami sebagai tim,” kata Hunt. Ia juga menilai karakter Creed sama pentingnya dengan kemampuannya di lintasan.
Creed akan memperkuat mobil nomor 26 SHR tanpa perubahan terhadap kerja sama tim dengan Toyota. Ia sebelumnya berharap dapat kembali ke Joe Gibbs Racing, tetapi Steve DeSouza menilai belum ada posisi yang sesuai untuknya saat ini. Karena itu, SHR menjadi pilihan berikutnya dalam lingkungan Toyota.
“Saya percaya sumber daya Toyota bisa dibilang yang terbaik di olahraga ini. Saya sudah membalap untuk setiap pabrikan, jadi saya bisa melihat cara kerja masing-masing. Pengetahuan itu akan membantu saya bersama tim nomor 26 dan kepala kru Kris Bowen,” ujar Creed.
Meski masa depannya telah ditentukan, Creed memastikan fokusnya musim ini tidak berubah. Haas tetap berupaya mengejar Justin Allgaier, Carson Kvapil, dan Jesse Love dalam perebutan gelar.
Untuk musim pertamanya bersama SHR, Creed menetapkan lolos Chase sebagai sasaran awal. Ia membuka kemungkinan tim menjalani balapan yang kuat sekaligus menghadapi hari-hari sulit, tetapi menolak mencoret peluang SHR untuk bersaing di depan jika persiapan mereka berjalan tepat.












