Beberapa berita kriminal terjadi di wilayah DKI Jakarta pada Selasa (27/1/2026). Polres Metro Jakarta Pusat akan menginvestigasi pengakuan pedagang es gabus yang mengaku dianiaya karena menjual es yang diduga terbuat dari spon. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyatakan akan mengklarifikasi kebenaran informasi yang disampaikan pedagang es gabus di media sosial. Selain itu, Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya juga berhasil membongkar kasus peredaran narkotika skala besar di Tangerang dengan menyita sabu seberat 27,168 kilogram dan 5.000 butir psikotropika Happy Five (H5). Dua tersangka berhasil diamankan dalam pengungkapan ini.
Selain itu, Satuan Reserse Narkoba Polres Tangerang Selatan juga berhasil mengungkap jaringan peredaran narkotika di sejumlah wilayah Jakarta dan Tangerang Selatan dengan menggunakan modus “cash on delivery” (COD). Kasus ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan Satresnarkoba Polres Tangerang Selatan terhadap peredaran narkotika lintas wilayah. Di sisi lain, Polres Metro Jakarta Selatan memberikan 30 pertanyaan kepada Reza “Arap” Oktovian terkait kematian kekasihnya, Lula Lahfah. Sementara itu, akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya sebagai ahli untuk membantu dalam kasus dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi). Rocky Gerung menjelaskan pentingnya mencurigai dalam proses penelitian. Berita ini patut untuk dicermati lebih lanjut.












