Berita  

Iran Siap Perang Panjang Lawan AS dan Israel: Berapapun Harganya

Pada Rabu, 4 Maret 2026 pukul 08:30 WIB, Iran menyatakan kesiapannya untuk terlibat dalam perang jangka panjang dan menjamin bahwa musuh-musuhnya akan menyesali tindakan mereka. Ali Larijani, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, mengungkapkan hal ini pada hari Senin melalui media sosial. Dalam pernyataannya, Larijani menegaskan bahwa Iran siap untuk menanggapi serangan terbaru yang terkait dengan Amerika Serikat dan Israel dengan langkah-langkah perang jangka panjang.

Menurut Larijani, Iran akan mempertahankan diri dan peradaban yang telah berusia 6.000 tahun dengan tegas, tanpa memperhitungkan biaya. Dia juga menegaskan bahwa Iran selalu bersikap defensif terhadap agresi yang dihadapi, mengklaim bahwa Iran tidak pernah memulai perang dalam sejarah modern.

Dalam konteks eskalasi militer yang terjadi setelah serangan Israel dan Amerika Serikat ke wilayah Iran, serangan balasan dari pihak Iran dilaporkan telah diluncurkan ke arah Israel dan pangkalan militer Amerika di wilayah tersebut. Meskipun tuduhan terhadap Iran mengenai pengembangan senjata nuklir dan rudal yang mengancam Israel dan sekutu-sekutunya terus dilontarkan, Iran membantah tuduhan tersebut.

Oman telah berupaya dalam penengahan konflik tersebut melalui upaya diplomasi, namun konfrontasi terus berlanjut. Meskipun Presiden Donald Trump menegaskan bahwa AS tidak ingin terlibat dalam perang berkepanjangan di Timur Tengah, opsi militer terhadap Iran tetap menjadi pilihan. Trump bahkan menyatakan bahwa sebuah operasi militer terhadap Iran bisa berlangsung selama empat pekan atau lebih singkat. Meskipun demikian, kemungkinan para korban jiwa dari militer AS selama operasi di Iran masih menjadi perhatian.

Source link