Sebuah kejadian tragis terjadi di kawasan Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, di mana seorang pengendara sepeda motor menjadi korban aksi kriminal oleh sekelompok orang yang mengaku sebagai penagih utang. Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang, menyatakan bahwa pihak kepolisian sedang menyelidiki informasi tersebut meski korban belum membuat laporan resmi terkait insiden tersebut. Dorongan masyarakat terhadap kekhawatiran akan maraknya aksi premanisme di wilayah Daan Mogot, terutama dengan modus “mata elang”, membuat kepolisian berjanji untuk meningkatkan patroli keamanan di area tersebut.
Dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram @warga.jakbar, terlihat seorang pria yang merupakan petugas sekuriti di Bank BSI Cisoka, Tangerang, menjadi korban dari perampokan dimana sepeda motornya dan barang berharga lainnya dirampas oleh kelompok pelaku. Korban menceritakan insiden tersebut di mana ia dipepet oleh empat orang pelaku yang mengaku sebagai mata elang dan menuduh korban tidak membayar cicilan kendaraannya selama beberapa bulan. Akibatnya, korban mengalami intimidasi, kekerasan fisik, bahkan didorong ke sungai oleh para pelaku yang akhirnya membawa kabur sepeda motor dan barang-barang berharganya.
Kejadian ini menunjukkan bahwa aksi premanisme dengan modus debt collector atau penagih hutang telah menciptakan ketakutan di kalangan masyarakat. Namun, dengan komitmen dari pihak kepolisian untuk meningkatkan patroli dan pengawasan di daerah tersebut, diharapkan kejadian seperti ini dapat diminimalisir. Semoga korban dapat segera mendapatkan keadilan dan para pelaku segera ditangkap untuk diproses sesuai hukum yang berlaku.












