Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK), Pratikno, mengumumkan bahwa pemerintah telah melaksanakan program cek kesehatan gratis (CKG) untuk para sopir bus menjelang musim mudik Lebaran 2026. Program ini bertujuan untuk mengurangi angka kecelakaan dengan memeriksa kesehatan para sopir secara berkala. Pratikno menegaskan bahwa inisiatif ini menjadi strategi pemerintah untuk menurunkan angka fatalitas dalam hal kecelakaan.
Cek kesehatan dilakukan dua pekan sebelum sopir bus membawa pemudik, sehingga masalah kesehatan yang ditemukan dapat segera ditangani. Sebanyak 338 sopir bus dari 18 pool PO bus di terminal wilayah Jawa Tengah dan Jawa Barat telah menjalani cek kesehatan gratis, dengan jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah. Prosedur cek kesehatan mencakup pemeriksaan tekanan darah, gula darah, tes alkohol, serta tes narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.
Pratikno juga menyoroti tekanan darah sebagai masalah kesehatan utama yang perlu diperhatikan oleh para sopir bus. Bagi mereka yang dinyatakan layak, akan diberi izin untuk mengemudi, namun bagi yang tidak memenuhi syarat kesehatan akan menjalani pengobatan terlebih dahulu hingga memenuhi standar aman untuk mengemudi. Program cek kesehatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan keselamatan selama musim mudik Lebaran dan mengurangi risiko kecelakaan.












