Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 tetap berjalan sesuai rencana. Meskipun konflik di Timur Tengah semakin memanas, belum ada perubahan yang terkait dengan pelaksanaan ibadah haji. Gus Irfan menegaskan bahwa semua persiapan terkait keberangkatan calon jemaah haji berlangsung lancar, dengan fokus utama pada keselamatan dan keamanan jemaah.
Pemerintah terus memantau situasi di Timur Tengah sebelum memberangkatkan calon jemaah haji. Keputusan terkait pelaksanaan ibadah haji akan diambil berdasarkan perkembangan situasi di lapangan, serta masukan dari berbagai pihak terkait. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah, untuk memastikan bahwa calon jemaah haji tetap aman dan terlindungi.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga mengungkapkan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dalam menghadapi konflik global yang terjadi di Timur Tengah. Dengan kesigapan dan kerjasama antarinstansi, pemerintah berkomitmen untuk menjaga keamanan dan keselamatan semua jemaah haji. Semua pihak terkait terus bekerja keras untuk memastikan pelaksanaan ibadah haji tahun 2026 berjalan lancar dan aman bagi semua jemaah yang akan berangkat.












