Dalam operasi patroli pengawasan dan pengendalian ketertiban masyarakat (Pamwasdaltib) dan operasi penyakit masyarakat (Pekat) di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, petugas gabungan berhasil mengamankan sebanyak 126 remaja yang diduga hendak terlibat dalam tawuran. Selain remaja, petugas juga mengamankan 49 unit sepeda motor yang digunakan oleh para remaja tersebut. Dalam penggeledahan, petugas menyita 12 botol minuman keras, enam spanduk kelompok, dan enam set petasan yang diduga akan digunakan dalam tawuran. Semua remaja dan barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Polres Metro Jakarta Timur untuk dilakukan pendataan dan pembinaan lebih lanjut.
Patroli gabungan ini tidak hanya menangani potensi tawuran, tetapi juga menyasar Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Selama operasi, petugas berhasil menangkap tiga orang, termasuk dua pengamen dan satu penjual kopi. Mereka juga menyita 27 petasan berukuran besar yang dapat mengganggu ketertiban masyarakat.
Operasi tersebut melibatkan berbagai instansi, seperti kepolisian, TNI, Satpol PP kecamatan dan kelurahan, Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Patroli gabungan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan ketertiban masyarakat, terutama potensi tawuran remaja dan berbagai kasus penyakit masyarakat di wilayah Jatinegara.
Dukungan dari sarana prasarana, seperti kendaraan dinas operasional (KDO) Satpol PP, kendaraan patroli Polres Metro Jakarta Timur, kendaraan operasional Suku Dinas Sosial Jakarta Timur, dan motor patroli Tim Perintis Presisi (TP3) Polres Metro Jakarta Timur, juga mendukung kelancaran operasi. Teguh Nurdin Amali, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Jatinegara, memastikan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah tersebut terpantau aman dan terkendali.
Patroli gabungan akan terus dilakukan secara rutin guna mencegah potensi gangguan keamanan, terutama di malam hari. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan masyarakat di wilayah Jatinegara. Diharapkan dengan adanya pengawasan dan patroli yang intensif, potensi tawuran remaja dan kasus penyakit masyarakat dapat ditekan sehingga menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi warga wilayah tersebut.












