Isack Hadjar’s Decision: Understanding the Rejection of Kimi Antonelli’s Apology

Setelah balapan sprint Grand Prix China, terjadi momen menarik yang dibagikan di akun media sosial resmi Formula 1. Kimi Antonelli mencoba meminta maaf kepada Isack Hadjar namun ditolak dingin oleh pembalap Prancis tersebut. Antonelli, yang kemudian meraih posisi pole untuk balapan hari Minggu, mendekati mobil Red Bull setelah menyebabkan kecelakaan di lap pertama. Meski dikenai penalti 10 detik oleh staf balap, permintaan maafnya tidak diterima dengan baik oleh Isack Hadjar.

Hadjar tidak menyebutkan insiden tersebut dalam wawancara setelah balapan sprint di sirkuit Shanghai. Namun, ia jelas mengekspresikan kekesalan dan kebingungannya terhadap Antonelli. Dengan finis ke-15 dalam sprint, Hadjar berhasil memasukkan Red Bull-nya ke baris kelima dan akan memulai Grand Prix China hari Minggu dari grid kesembilan.

Reaksi Hadjar yang menolak permintaan maaf Antonelli menimbulkan sejumlah komentar, terutama dari Ralf Schumacher yang berbicara di Sky Deutschland. Schumacher berpendapat bahwa reaksi impulsif seperti itu bisa terjadi karena kepribadian alami Hadjar. Meskipun tidak meratifikasi tindakannya secara langsung, Schumacher yakin bahwa Hadjar akan belajar dari pengalaman tersebut dan mungkin akan bereaksi secara berbeda di masa depan.

Source link