Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengumumkan bahwa AS akan mengakhiri perang dengan Iran dalam 2 hingga 3 minggu mendatang tanpa perlu melakukan negosiasi. Respons atas pernyataan tersebut datang dari Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, yang menyatakan kesiapan Iran untuk melanjutkan perang setidaknya selama enam bulan. Dalam wawancara dengan Al Jazeerah, Araghchi menegaskan bahwa Iran memiliki persediaan yang cukup untuk bertahan. Selain itu, Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, juga menyampaikan niatnya untuk mengakhiri konflik dengan syarat agar agresi tidak terulang. Araghchi menepis klaim bahwa Iran telah menerima syarat AS untuk menghentikan perang, sementara Trump dan pejabat AS mengklaim negosiasi sedang berlangsung. Meskipun Iran ingin konflik berakhir, mereka tidak menerima gencatan senjata dan meminta jaminan agar konflik tidak terulang. Iran juga tidak menutup kemungkinan untuk negosiasi tidak langsung melalui negara-negara tertentu.
Iran Siap Bertempur 6 Bulan: Kontra AS
Read Also
Recommendation for You

Program swasembada pangan menjadi kebijakan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi mengalami hujan dengan intensitas dan kondisi atmosfer yang beragam…

Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo menghadiri Safari Sholawat Pulau Lombok yang digelar…

Bandara Internasional King Khalid di Riyadh kembali menjadi sasaran serangan pada Minggu (11/10/2026) waktu setempat….








