Amerika Serikat Akan Perpanjang Blokade Laut Iran
Pemerintahan Amerika Serikat menyatakan bahwa sebanyak 58 kapal komersial yang berusaha masuk atau keluar dari pelabuhan Iran telah dialihkan sebagai bagian dari blokade laut yang diberlakukan oleh AS. Hal ini dilakukan untuk menargetkan lalu lintas maritim Iran.
Blokade Laut Amerika Serikat Terus Berlangsung
Pernyataan resmi ini disampaikan oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) melalui platform media sosial. Hingga saat ini, pasukan CENTCOM telah berhasil mengalihkan 58 kapal komersial dan sudah melumpuhkan 4 kapal sejak 13 April lalu. Tindakan ini bertujuan untuk mencegah kapal-kapal tersebut masuk maupun keluar dari pelabuhan Iran.
Situasi Ketegangan di Kawasan Semakin Meningkat
Ketegangan di kawasan tersebut terus meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran. Serangan ini mengundang respon dari Iran terhadap Israel dan sekutu Amerika Serikat di kawasan Teluk, hingga mengakibatkan penutupan Selat Hormuz. Meskipun telah terjadi gencatan senjata sejak 8 April melalui mediasi Pakistan, namun belum ada kesepakatan permanen yang tercapai. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump memperpanjang masa gencatan senjata tanpa batas waktu tertentu. Namun, langkah ini masih terus dipertimbangkan sesuai dengan perkembangan situasi.
Perangkat Strategi baru Trump dalam Blokade Iran
Donald Trump, Presiden Amerika Serikat, telah menyiapkan Project Freedom Plus sebagai langkah lanjutan apabila kesepakatan dengan Iran tidak dapat dicapai. Dalam rangka ini, AS siap untuk meningkatkan langkah militernya di Selat Hormuz. Sehingga, situasi di kawasan tersebut masih terus dipantau dan pembaruan terkait blokade laut terhadap Iran terus diumumkan.












