Peningkatan Jarak Grid MotoGP Mulai dari GP Jerman

Para Tim MotoGP sepakat untuk meningkatkan jarak antara baris di grid start mulai dari Grand Prix Jerman mendatang, seperti yang dilaporkan oleh Motorsport.com.

Respons atas Insiden Awal Musim

Tindakan ini dilakukan sebagai respons terhadap kecelakaan multi-pembalap yang terjadi di Tikungan 1 Sirkuit Barcelona-Catalunya selama restart pertama Grand Prix Catalunya, dimana Johann Zarco belum pulih sepenuhnya. Pebalap asal Prancis itu mengalami cedera lutut serius setelah kakinya terjebak di bagian belakang Ducati milik Francesco Bagnaia menyusul kecelakaan beruntun dengan kecepatan tinggi di bawah pengereman di tikungan pertama.

Sejak insiden tersebut, pejabat dari MotoGP Sports Entertainment Group (MGPSEG), promotor kejuaraan, telah mengadakan beberapa pertemuan dengan Asosiasi Produsen Olahraga Sepeda Motor (MSMA) dan perwakilan tim untuk merancang strategi yang bertujuan untuk mengurangi, sebisa mungkin, kepadatan motor di tikungan pertama Grand Prix, di mana sebagian besar kecelakaan saat balapan biasanya terjadi.

Rencana Aksi Dua Tahap

Melalui serangkaian diskusi, pihak-pihak tersebut mengadakan pertemuan terakhir pada Sabtu sore, dari mana muncul sebuah roadmap dua tahap. Dimulai dengan seri Sachsenring pada 12 Juni, jarak antara setiap baris di grid start akan diperbesar empat meter, memberikan para pembalap lebih ruang dan pemisahan yang lebih besar saat meluncurkan motor. Selain itu, niatnya adalah melarang penggunaan perangkat ketinggian jok saat start perlombaan mulai dari Grand Prix Britania Raya pada pertengahan Agustus, acara pertama setelah liburan musim panas.

Carlos Ezpeleta, Dorna Sports

Foto oleh: Gold and Goose Photography / LAT Images / via Getty Images

Para tim telah menyetujui untuk melakukan uji coba awal terhadap prosedur yang direvisi pada putaran berikutnya dari kalender, yang dijadwalkan akan berlangsung di Brno dalam waktu dua minggu. Jika hasilnya memuaskan, proposal ini akan diajukan ke Grand Prix Commission untuk persetujuan dan amandemen yang sesuai pada regulasi.

Implementasi Penyesuaian Lebih Cepat

Sebaliknya, kecelakaan Barcelona telah mempercepat implementasinya. Tidak seperti aturan yang akan berlaku mulai tahun depan, para pembalap masih diizinkan menggunakan perangkat ketinggian jok belakang selama balapan itu sendiri. Pada awalnya, kemungkinan menerapkan larangan hanya di Silverstone dan Phillip Island dianggap, mengingat tingkat risiko yang lebih tinggi oleh tikungan pertama mereka yang cepat, membelok ketika lapangan tiba dalam kelompok yang padat. Namun, akhirnya diputuskan bahwa pembatasan tersebut harus berlaku di semua sirkuit.

“Usulan untuk melarang perangkat ketinggian jok adalah untuk setiap sirkuit […]. Sekarang terserah produsen untuk mengevaluasinya. Ini adalah diskusi dengan tanggal kadaluarsa karena perangkat tidak akan lagi menjadi bagian dari olahraga pada 2027, jadi pertanyaannya adalah apakah kita bisa melakukan sesuatu sudah tahun ini,” ujar Ezpeleta saat itu.

Source link