Berita  

Longsor Nunukan: BNPB Kuatkan Pendampingan Darurat

BNPB Perkuat Pendampingan Darurat Akibat Longsor di Nunukan

Pendampingan penanganan darurat terhadap bencana longsor yang mengisolasi ribuan kepala keluarga di Kecamatan Krayan Selatan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kini menjadi fokus Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Penanganan Darurat BNPB di Kecamatan Krayan Selatan

Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, memerintahkan jajarannya untuk segera bertindak menyusul dampak meluasnya bencana longsor tersebut. Hasil kaji cepat mencerminkan adanya dampak yang semakin parah akibat cuaca ekstrem.

“Kami terus memantau situasi di lapangan dan segera merespons dengan mengirimkan tim ke lokasi,” ujar Suharyanto dalam keterangan resmi, Sabtu, 18 Juli 2026.

Isolasi dan Dampak Bencana

Longsor yang dipicu oleh hujan deras telah menutup akses utama yang menghubungkan Kecamatan Krayan Barat dan Kecamatan Krayan Selatan. Sebanyak 460 kepala keluarga atau 1.507 jiwa terisolasi di 13 desa di Kecamatan Krayan Selatan akibat bencana ini.

Selain memutus akses jalan, longsor juga membuat jembatan penghubung antara kedua kecamatan tersebut tak dapat dilalui. Hal ini menghambat distribusi logistik, pasokan BBM, dan mobilitas masyarakat setempat.

Saat ini, Bupati Nunukan telah menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari terhitung sejak 15 Juli hingga 28 Juli 2026. Status ini dapat diperpanjang sesuai dengan evaluasi kondisi di lapangan.

Melalui langkah-langkah pencegahan dan penanganan darurat, BNPB berupaya kuat untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana longsor di Nunukan, memastikan keselamatan dan kesejahteraan mereka di tengah kondisi darurat ini.

Source link