Perjanjian Pertahanan Bersama Mekah dan Dampaknya
Pakta Pertahanan Bersama Mekah yang ditandatangani antara Arab Saudi, Turki, dan Pakistan pada 7 Agustus 2026 telah menimbulkan dua pandangan yang berbeda dari beberapa pihak terkait.
Pandangan Terhadap Pengaruh Amerika Serikat
Sebagian orang melihat kesepakatan ini sebagai pertanda semakin berkurangnya pengaruh Amerika Serikat di kawasan Teluk. Hal ini dianggap menguntungkan bagi China yang telah lama mendorong dunia multipolar. Namun, di sisi lain, China perlu waspada karena Pakistan, Arab Saudi, dan Turki membangun kerja sama pertahanan tanpa melibatkan Beijing.
Dampak Pendekatan Dalam Jangka Pendek
Perjanjian ini memberikan sejumlah keuntungan bagi Beijing dalam jangka pendek. Terutama setelah konflik berkepanjangan melibatkan AS, Israel, dan Iran membuat Arab Saudi meragukan ketergantungannya pada perlindungan AS. China melihat ini sebagai tanda bahwa dominasi Amerika mulai melemah.
Pakistan juga menjadi faktor penting. Sebagai mitra dekat China, Pakistan dapat mendapatkan dukungan finansial dari Arab Saudi. Hal ini dapat membantu mengurangi beban China dalam mendukung Pakistan. Namun, Pakta Mekah justru berpotensi membangun poros strategis independen di dunia Islam tanpa afiliasi pro-AS maupun pro-China.
Konsekuensi Bagi Hubungan China dan Pakistan
Masuknya Arab Saudi sebagai sumber pendanaan baru dan Turki sebagai pemasok teknologi militer memberikan Pakistan lebih banyak pilihan. Islamabad kini memiliki posisi tawar yang lebih kuat dalam negosiasi proyek dan kerja sama strategis dengan Beijing, yang sebelumnya bergantung begitu kuat pada China.












