Kebakaran Hutan Way Kambas Diberantas dengan Water Bombing dan Drone Thermal
Pada Rabu, 26 Agustus 2026, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Lampung Timur, mendapat dukungan operasi udara dengan mengerahkan helikopter water bombing.
Helikopter Water Bombing Dikerahkan
Helikopter BNPB berregistrasi N360UH tiba di kawasan TNWK sekitar pukul 16.00 WIB. Pesawat jenis Sikorsky UH-60A Black Hawk itu kemudian menjalankan misi pendinginan pada sejumlah area yang terdampak kebakaran.
Dalam operasi tersebut, helikopter mengambil air dari sungai yang berada di sekitar batas kawasan TNWK dengan menggunakan helibucket. Air kemudian dijatuhkan ke titik-titik yang masih terbakar.
Drone Thermal untuk Mencari Bara
Penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan dengan water bombing, tetapi tim di lapangan juga menggunakan drone thermal untuk memetakan titik panas dan mencari bara yang masih berada di bawah permukaan tanah.
Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengatakan bahwa pemantauan dengan teknologi thermal dilakukan untuk mengetahui potensi titik api yang dapat kembali membesar. Penanganan di darat diperkuat dengan penyiraman melalui udara dan penyiapan drone penyemprot dengan kapasitas beragam.
“Siang ini kita menyiapkan penanganan water bombing untuk menyirami titik hotspot agar suhunya turun. Selain itu, kami mendatangkan drone semprot berkapasitas 16 liter, 30 liter, hingga 100 liter yang bisa beroperasi bolak-balik menyiram kawasan yang tidak bisa dijangkau dengan jalan kaki,” tambah Kristomei.












