Seorang pemuda bernama Axel menjadi korban pembacokan di kawasan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Kamis dini hari. Kejadian tragis ini bermula saat korban dan dua rekannya pulang usai berkumpul di kawasan Pasar Rakyat Cengkareng.
Situasi Pembacokan
Sekretaris RW 16 Kapuk, Aan, menyebut bahwa insiden tersebut terjadi karena ketika melintas di area Pasar Dangdut, mereka berpapasan dengan pelaku yang terjatuh dari kendaraannya. Tanpa alasan yang jelas, pelaku mulai memukuli korban.
Ketiga pemuda tersebut berusaha melarikan diri namun para pelaku mengejar mereka dengan membawa senjata tajam. Axel akhirnya tertinggal dan menjadi korban pembacokan di sekitar area RT 23 dan RT 08.
Korban dan Pelaku
Axel saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cengkareng karena luka berat yang dialaminya. Menurut Sekretaris RW 16 Kapuk, kondisi lengannya hampir putus akibat serangan senjata tajam.
Pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini yang diduga bermula dari kesalahpahaman di lokasi. Kapolsek Cengkareng, Kompol Rahis Fadillah, mengatakan bahwa sedang memeriksa saksi untuk mengungkap motif sebenarnya di balik pembacokan ini.
Insiden Serupa
Pengejaran dan penganiayaan di kawasan Kapuk bukan kejadian pertama. Dalam beberapa bulan terakhir, sudah dua kali insiden serupa terjadi pada warga setempat. Hal ini menunjukkan potensi bahaya di lingkungan sekitar tersebut.
Situasi dan kondisi Axel memberikan peringatan bagi masyarakat dan pihak berwenang untuk meningkatkan keamanan dan pemantauan di area tersebut guna mencegah terulangnya kejadian serupa di masa depan.












