Polda Metro Jaya Tangkap Pembunuh Wanita di Tanah Abang

Polisi menangkap seorang pria berinisial SMA yang diduga membunuh seorang perempuan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pria asal Kabupaten Tangerang itu diamankan setelah sempat berpindah-pindah tempat dan menggunakan identitas palsu selama pelarian.

Penangkapan dilakukan oleh personel Subdirektorat Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum (Subdit Jatanras Ditreskrimum) Polda Metro Jaya pada Minggu (13/9) sekitar pukul 09.50 WIB. Polisi belum menjelaskan lokasi penangkapan SMA.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Abdul Rohim mengatakan, terduga pelaku berusaha menghindari pengejaran petugas dengan sejumlah cara. Selain memakai identitas yang bukan miliknya, SMA diduga mencoba melenyapkan barang bukti.

“Dalam pelariannya, pelaku menggunakan identitas palsu, berupaya menghilangkan barang bukti, serta kabur dengan berpindah-pindah tempat untuk mengelabui petugas,” kata Rohim dalam keterangannya di Jakarta, Senin.

Percekcokan diduga berujung pembunuhan

Kasus tersebut bermula dari peristiwa pembunuhan yang terjadi pada Sabtu (12/9). Berdasarkan keterangan kepolisian, korban dan terduga pelaku sempat terlibat pertengkaran sebelum kekerasan terjadi.

Polisi menduga cekcok mulut antara keduanya menjadi pemicu pembunuhan. Dalam peristiwa itu, SMA disebut menghabisi korban dengan cara mencekiknya. Kepolisian belum memaparkan identitas korban maupun pokok persoalan yang memicu pertengkaran tersebut.

“Motif dari pembunuhan ini adalah karena cekcok mulut antara pelaku dengan korban, di mana pelaku mengeksekusi korban dengan mencekik korban,” ujar Rohim.

Dari rangkaian waktu yang disampaikan kepolisian, penangkapan berlangsung sehari setelah pembunuhan. Selama masa pelarian itu, terduga pelaku disebut terus berpindah lokasi untuk menyulitkan petugas melacak keberadaannya.

Diperiksa di Polda Metro Jaya

Setelah ditangkap, SMA dibawa ke Markas Polda Metro Jaya. Barang bukti yang diamankan dalam penanganan perkara tersebut juga dibawa untuk kepentingan penyidikan. Namun, polisi belum menguraikan jenis dan jumlah barang bukti yang disita.

Penyidik selanjutnya akan memeriksa terduga pelaku secara intensif guna mendalami perkara, termasuk rangkaian kejadian sebelum korban dibunuh, tindakan SMA selama melarikan diri, serta upaya yang diduga dilakukan untuk menghilangkan barang bukti.

“Saat ini pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polda Metro Jaya untuk dilakukan pemeriksaan dan penyidikan lebih lanjut,” kata Rohim.

Sejauh ini, kepolisian baru menyampaikan dugaan motif, cara korban dibunuh, dan langkah terduga pelaku saat berusaha menghindari penangkapan. Penanganan kasus dilanjutkan oleh Ditreskrimum Polda Metro Jaya melalui pemeriksaan terhadap SMA dan pendalaman barang bukti yang telah diamankan.

Source link