Berita  

ITTS Resmi Bergabung dalam Program WordPress Credits

Institut Teknologi Tangerang Selatan (ITTS) resmi menjadi perguruan tinggi pertama di Asia Tenggara yang bergabung dalam program global WordPress Credits (WP Credits). Keikutsertaan ini menempatkan mahasiswa ITTS dalam ekosistem pengembangan sumber terbuka WordPress yang digunakan di tingkat internasional.

Program tersebut memungkinkan kontribusi mahasiswa dalam berbagai proyek WordPress dikonversi menjadi kredit akademik. Pengalaman itu juga diperhitungkan sebagai pengalaman profesional yang setara dengan magang industri, sehingga kegiatan mahasiswa tidak berhenti pada pembelajaran teori di ruang kelas.

Menghubungkan perkuliahan dengan proyek global

WordPress Credits merupakan inisiatif internasional dari WordPress Foundation yang dirancang untuk mempertemukan dunia akademik dengan ekosistem digital global. Melalui skema ini, mahasiswa dapat terlibat langsung dalam pekerjaan teknis dan kolaborasi terbuka, sekaligus membangun portofolio profesional sejak masa studi.

Bagi ITTS, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menyelaraskan pendidikan teknologi dengan kebutuhan industri yang bergerak cepat. Mahasiswa didorong untuk tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga ikut memecahkan persoalan nyata, menghasilkan karya, dan bekerja bersama komunitas serta pakar dari berbagai negara.

Rektor ITTS Onno Widodo Purbo mengatakan, integrasi kurikulum kampus dengan proyek open-source berskala global penting untuk mencetak talenta digital yang mampu bersaing. Menurut dia, keterlibatan mahasiswa dalam program itu bukan sekadar pemenuhan jam perkuliahan.

“Keterlibatan mahasiswa ITTS dalam ekosistem WordPress global bukan sekadar soal mengisi jam kuliah, melainkan bukti bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berkontribusi nyata pada teknologi yang digunakan oleh jutaan situs web di seluruh dunia,” ujar Onno di Serpong, dikutip Kamis, 17 September 2026.

Ruang kontribusi mahasiswa

Onno menilai pengalaman langsung dalam proyek global memberikan nilai tambah bagi mahasiswa. Proses belajar melalui WP Credits mencakup pemecahan masalah, penulisan kode, serta kolaborasi lintas budaya. Rangkaian pengalaman itu diharapkan memperkuat portofolio internasional yang dapat digunakan mahasiswa dalam perjalanan karier profesional mereka.

Ruang kontribusi yang tersedia juga tidak terbatas pada pengembangan perangkat lunak. Mahasiswa dapat memilih bidang sesuai kemampuan dan minat yang mereka miliki.

“Mahasiswa ITTS dapat menyalurkan kemampuan pada berbagai bidang kontribusi, mulai dari pengembangan perangkat lunak (coding), desain antarmuka (UI/UX), keamanan siber, lokalisasi bahasa, hingga dokumentasi teknis,” jelas Onno.

Dengan bergabungnya ITTS dalam WP Credits, aktivitas akademik mahasiswa terhubung langsung dengan proyek sumber terbuka yang memiliki jangkauan global. Skema ini sekaligus membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman praktis dan menunjukkan hasil kerja mereka dalam lingkungan profesional sejak berada di bangku kuliah.

Source link