Max Verstappen menuntaskan tantangan “Max vs 100” di Silverstone hanya dalam 14 lap atau sekitar 37 menit. Start dari posisi paling belakang di antara 101 kart, juara dunia empat kali Formula 1 itu menyalip seluruh peserta yang terdiri atas kreator konten, atlet, jurnalis, karyawan Red Bull, serta penggemar motorsport.
Ajang yang digelar Red Bull tersebut berlangsung di lintasan khusus yang dibangun di Silverstone. Sirkuit itu menggabungkan fasilitas karting dengan beberapa bagian lintasan Grand Prix, termasuk Brooklands. Setiap putaran menggunakan gokart membutuhkan waktu sekitar dua menit.
Menyalip 64 kart pada lap pertama
Verstappen diwajibkan memulai balapan dari posisi terakhir dan melewati 100 peserta dalam batas maksimal 30 lap. Setiap peserta amatir yang disalip langsung tersingkir dari perlombaan.
Seluruh pembalap menggunakan kart yang identik. Namun, para peserta amatir mendapat keuntungan berupa satu kesempatan “fast lap” pada paruh pertama balapan. Fasilitas itu memungkinkan mereka mengambil jalur pintas untuk memperlebar jarak dari Verstappen.
Keuntungan tersebut tidak banyak membantu. Pada lap pertama, Verstappen langsung menyalip 64 kart dengan menerobos kepadatan peserta dan menunjukkan perbedaan kemampuan antara pembalap Formula 1 dan para peserta amatir.
“Ketika berjalan menuju grid dan melihat posisi start saya, saya berpikir, ‘wah, itu sangat jauh di belakang’. Tetapi setelah lap pertama, saya berpikir, ‘ah, sepertinya kami baik-baik saja, kami bagus’,” kata Verstappen.
Balapan itu berlangsung dengan aturan yang sangat longgar. Verstappen bahkan beberapa kali memotong tikungan untuk menyelesaikan manuver. Pada lap keempat, ia telah menyalip 75 pembalap, lalu menambah jumlah tersebut menjadi 84 pada lap berikutnya.
Kecepatan Verstappen tidak banyak terpengaruh ketika ia melaju melewati kerb bagian dalam hingga menyebabkan sebagian kecil material terlepas ke lintasan. Melalui radio, ia juga sempat memberi peringatan kepada salah satu lawannya, “Saya datang untukmu.”
Tiga peserta terakhir tetap tak mampu bertahan
Pada lap ketujuh, Verstappen sudah menembus posisi empat besar. Setelah itu, jumlah peserta yang harus dikejar semakin sedikit sehingga tempo balapan terasa lebih terkendali. Para peserta bahkan mendapat tambahan kesempatan “fast lap” untuk memperpanjang tantangan tersebut.
Tiga pembalap terakhir yang masih berada di depan Verstappen adalah kreator konten Zac Alsop, jurnalis Jacky Martens, dan karyawan Red Bull Lewis Osler. Verstappen menyalip Alsop dan Osler sekaligus melalui sisi dalam tikungan sebelum tikungan terakhir. Ia kemudian menuntaskan tantangan dengan menyalip Martens di tikungan terakhir.
Verstappen menggambarkan bagian awal perlombaan sebagai situasi yang kacau, sebelum berubah menjadi pengejaran satu per satu.
“Lap pertama benar-benar kacau, Anda hanya ingin bertahan hidup. Setelah itu, rasanya seperti memburu mereka, dan itu menyenangkan. Tinggal menjalani lap sendiri lalu mengejar mereka satu per satu,” ujar Verstappen.












