Berita  

Penembakan di Sekolah Filipina Tewaskan 3 Orang

Tiga siswa tewas dalam penembakan yang terjadi di sebuah sekolah menengah atas di Kota Banga, Provinsi Cotabato Selatan, Filipina, Jumat, 18 September 2026. Jumlah korban luka dalam insiden tersebut masih diverifikasi oleh otoritas setempat.

Keterangan terbaru itu disampaikan Departemen Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Filipina melalui laporan yang dirilis pada pukul 17.00 waktu setempat atau 09.00 GMT. Departemen tersebut sekaligus meralat informasi sebelumnya yang menyebut enam orang meninggal dunia dan 17 lainnya mengalami luka-luka.

Jumlah korban masih diperiksa

“Berdasarkan laporan terkini yang dirilis hari ini pada pukul 17.00 waktu setempat [09.00 GMT], tiga siswa tewas, sementara jumlah korban luka masih dipastikan,” kata otoritas setempat dalam pernyataannya.

Perubahan data korban itu membuat jumlah pasti orang yang terluka belum dapat dipastikan. Departemen Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Filipina belum menyampaikan angka terbaru terkait korban luka setelah koreksi tersebut.

Penembakan berlangsung di lingkungan sekolah menengah atas di Kota Banga. Sumber tidak menjelaskan secara rinci waktu kejadian, jenis senjata yang digunakan, maupun kronologi penembakan di dalam atau sekitar area sekolah.

Dukungan untuk keluarga korban

Departemen Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial Filipina menyatakan memberikan dukungan serta bantuan kepada anak-anak dan keluarga yang terdampak. Bantuan tersebut disampaikan bersamaan dengan pembaruan informasi mengenai jumlah korban.

Sebelum adanya koreksi dari departemen, sejumlah laporan media menyebut korban tewas mencapai enam orang, sementara 17 orang lainnya terluka. Perbedaan angka itu kemudian diluruskan melalui laporan resmi yang diterbitkan pada Jumat sore waktu setempat.

Laporan sebelumnya juga menyebut tersangka pelaku penembakan ikut tewas dalam peristiwa tersebut. Namun, informasi yang tersedia belum memuat keterangan lebih lanjut mengenai identitas tersangka, dugaan motif, ataupun bagaimana tersangka meninggal.

Hingga laporan terbaru dirilis, otoritas masih melakukan pemeriksaan terhadap jumlah korban luka. Sementara itu, perhatian pemerintah diarahkan pada penanganan anak-anak serta keluarga siswa yang terdampak penembakan di sekolah tersebut.

Source link