Perjalanan dapat membuat barang penting lebih mudah tertinggal, rusak, atau hilang karena sering berpindah tempat. Ponsel, dompet, dokumen, uang, kartu pembayaran, dan kunci termasuk barang yang perlu mendapat perhatian khusus sejak berangkat hingga kembali ke tempat menginap.
Sejumlah kebiasaan sederhana dapat membantu mengurangi risiko tersebut. Dilansir dari Forbes dan Travelling Weasels pada Rabu (16/9), keamanan barang selama bepergian dapat dijaga melalui cara berikut.
Kebiasaan menyimpan dan membawa barang
Pertama, tentukan satu tempat khusus untuk barang yang sering digunakan, seperti ponsel, dompet, kunci, dan kartu identitas. Setelah dipakai, kembalikan barang-barang itu ke tempat semula. Pola ini memudahkan pencarian sekaligus membantu mengenali jika ada barang yang tertinggal saat berpindah lokasi.
Pemilihan tas juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan. Gunakan tas yang memiliki ruang cukup untuk memisahkan dokumen, perangkat elektronik, dan barang kecil. Susunan yang rapi membuat barang lebih mudah ditemukan tanpa perlu mengeluarkan seluruh isi tas. Tas yang nyaman dan tidak terlalu berat juga mengurangi kemungkinan tas sering diletakkan atau diatur ulang.
Uang tunai dan kartu pembayaran sebaiknya tidak disimpan seluruhnya di satu tempat. Sebagian uang atau kartu dapat dipisahkan sebagai cadangan apabila dompet hilang atau mengalami masalah. Dompet khusus perjalanan maupun money belt bisa digunakan untuk menyimpan barang tertentu, terutama ketika berada di lokasi yang ramai.
Jumlah barang bawaan pun perlu dibatasi. Bawa hanya barang yang benar-benar dibutuhkan dan tinggalkan barang berharga yang tidak diperlukan di rumah. Barang yang lebih sedikit akan lebih mudah diperiksa, ditata, dan dipastikan tetap lengkap.
Perlindungan di tengah perjalanan
Tempat ramai seperti stasiun, bandara, transportasi umum, dan kawasan wisata membutuhkan kewaspadaan ekstra. Pastikan tas selalu tertutup dan berada dekat dengan tubuh. Ponsel, dompet, atau barang berharga sebaiknya tidak dikeluarkan apabila tidak sedang digunakan.
Barang bawaan juga perlu dilindungi dari kondisi lingkungan. Hujan, panas, air, dan pasir dapat merusak perangkat elektronik serta dokumen penting. Gunakan kantong atau pelindung yang sesuai, lalu sesuaikan cara penyimpanan dengan kondisi destinasi.
Sebelum tidur, lakukan pemeriksaan terhadap ponsel, dompet, uang, kartu, dokumen, dan kunci. Meletakkan semuanya di tempat yang sama setiap malam akan memudahkan pencarian pada pagi hari dan membantu memastikan tidak ada barang yang tertinggal setelah beraktivitas seharian.
Amankan perangkat dan siapkan perlindungan tambahan
Ponsel menyimpan informasi pribadi, termasuk foto, kontak, email, media sosial, dan aplikasi keuangan. Karena itu, perangkat perlu dikunci menggunakan PIN atau kata sandi, dengan fitur biometrik seperti sidik jari sebagai perlindungan tambahan. Fitur pelacakan perangkat juga sebaiknya diaktifkan sebelum perjalanan untuk membantu menemukan ponsel apabila hilang.
Akun penting dapat diperkuat dengan autentikasi dua faktor atau two-factor authentication (2FA). Fitur ini menambahkan proses verifikasi saat akun diakses dari perangkat yang belum dikenali, sehingga kata sandi saja tidak cukup untuk masuk. Perlindungan tersebut dapat membantu menjaga informasi pribadi apabila perangkat atau kata sandi diketahui orang lain.
Asuransi perjalanan juga dapat dipertimbangkan sebagai perlindungan tambahan terhadap kehilangan atau kerusakan barang. Tidak semua kerugian pasti ditanggung, sehingga manfaat dan ketentuan polis perlu diperiksa sebelum memilihnya.












