Berita  

Kodam Papua Tengah di Nabire: Daftar Korem dan Kodim

Kodam Papua Tengah yang akan berkedudukan di Nabire dijadwalkan diresmikan pada puncak peringatan HUT ke-81 TNI, 5 Oktober 2026. Komando daerah militer baru itu akan menangani satuan-satuan TNI Angkatan Darat yang berada di wilayah Provinsi Papua Tengah.

Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang menyampaikan rencana tersebut di Jayapura, Minggu, 27 September 2026. Menurut dia, Kodam Papua Tengah akan membawahi sejumlah komando kewilayahan, termasuk Korem 173/Praja Vira Braja (PVB) dan beberapa komando distrik militer.

Wilayah komando mencakup enam kodim

Enam kodim yang disebut akan berada di bawah jajaran Kodam Papua Tengah ialah Kodim 1705/Nabire, Kodim 1703/Deiyai, Kodim 1718/Intan Jaya, Kodim 1714/Puncak Jaya, Kodim 1717/Puncak, dan Kodim 1710/Mimika.

“Kodam Papua Tengah nantinya membawahi korem, kodim, dan satuan lainnya yang berada di Provinsi Papua Tengah dan dijadwalkan diresmikan saat HUT Ke-81 TNI,” kata Febriel.

Dengan pembentukan komando baru tersebut, satuan-satuan TNI AD di provinsi itu akan berada dalam susunan organisasi yang terpisah dari Kodam XVII/Cenderawasih. Namun, Febriel mengatakan sejumlah satuan teritorial pembangunan di wilayah Papua Tengah tetap berada di bawah Kodam XVII/Cenderawasih dalam proses pembentukan dan penataan yang sedang berjalan.

Penataan satuan teritorial pembangunan

Selain Kodam Papua Tengah, TNI AD juga menyiapkan dua Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) dan satu Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di wilayah Kodam XVII/Cenderawasih. Penyiapan satuan itu berkaitan dengan masuknya dua Yon TP dan satu Brigif TP yang saat ini berada di wilayah Papua Tengah ke dalam jajaran kodam baru.

Febriel mengatakan persiapan pembentukan Kodam Papua Tengah beserta satuan teritorial pembangunan terus dilakukan. Ia tidak merinci bentuk persiapan yang telah berjalan, tetapi memastikan penataan organisasi tersebut masih menjadi bagian dari agenda TNI AD di wilayah Papua.

Keberadaan Yon TP, menurut Febriel, mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Para prajurit tidak hanya menjalankan tugas teritorial, tetapi juga ikut membantu ketika terjadi berbagai kejadian di lingkungan sekitar, termasuk kebakaran serta kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat mulai merasakan keberadaan Batalyon TP yang siap membantu masyarakat di sekitarnya,” ujar Febriel.

Peresmian Kodam Papua Tengah, apabila berlangsung sesuai jadwal, akan dilakukan bertepatan dengan HUT ke-81 TNI pada 5 Oktober 2026.

Source link