Sembilan pemuda diamankan dalam patroli gabungan di kawasan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Minggu dini hari. Mereka diduga terlibat penyalahgunaan tembakau sintetis setelah petugas menemukan sembilan klip barang yang diduga narkotika tersebut di Jalan Merbabu.
Operasi itu melibatkan personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya dan Tim Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur. Penyisiran dilakukan sekitar pukul 04.30 WIB, ketika petugas menjalankan patroli di wilayah yang dianggap rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Barang bukti dan pemeriksaan
Komandan Satuan Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan, pemeriksaan terhadap kelompok tersebut menghasilkan sejumlah temuan. Selain sembilan klip diduga tembakau sintetis, polisi menyita beberapa telepon seluler, tiga sepeda motor, dan satu botol minuman keras.
“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa sembilan klip diduga tembakau sintetis, sejumlah telepon seluler, tiga unit sepeda motor, serta satu botol minuman keras,” kata Henik dalam keterangan di Jakarta, Minggu.
Kesembilan pemuda berikut seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Metro Jakarta Timur. Mereka menjalani pemeriksaan untuk mendalami temuan tersebut dalam proses penyidikan lebih lanjut.
Patroli malam terus ditingkatkan
Henik menjelaskan, patroli gabungan dilakukan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan, terutama pada malam hingga dini hari. Sasaran kegiatan tersebut mencakup pencegahan tawuran, penyalahgunaan narkotika, kejahatan jalanan, serta gangguan kamtibmas lainnya.
“Patroli ini untuk mencegah terjadinya tawuran, penyalahgunaan narkotika, kejahatan jalanan, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Setiap informasi dan temuan di lapangan akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan,” ujarnya.
Menurut Henik, patroli rutin pada jam-jam rawan akan terus ditingkatkan untuk menjaga situasi keamanan di Ibu Kota tetap aman dan kondusif. Kegiatan itu juga menjadi bagian dari tindak lanjut aparat terhadap informasi maupun temuan yang diperoleh langsung di lapangan.
Ia mengajak masyarakat ikut mengawasi kondisi lingkungan dan segera melaporkan aktivitas yang mencurigakan. Laporan dapat disampaikan melalui layanan gratis Call Center Polri 110.












