Polda Metro Jaya mengungkap identitas dua orang terduga pelaku kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus. Direktur Reserse Kriminal Kombes Pol Iman Imanuddin menyatakan bahwa dari data Polri, terduga pelaku memiliki inisial BHC dan MAK. Meskipun demikian, penyelidikan menyatakan kemungkinan adanya lebih dari empat pelaku berdasarkan keterangan dari 15 saksi yang telah dimintai keterangan. Polda Metro Jaya telah membuka layanan hotline dan nomor pengaduan untuk membantu mengungkap kasus ini.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo memastikan bahwa kepolisian akan terus bekerja untuk menangani kasus tersebut sesuai perintah dari Presiden. Polri sedang melakukan analisis terhadap bukti-bukti scientific lainnya untuk mendukung proses pengungkapan kasus ini. Meskipun telah memeriksa 86 CCTV di TKP, Polri tidak akan berhenti pada rekaman CCTV dan akan terus mencari sumber informasi serta bukti lainnya. Tujuannya adalah untuk membuat kasus ini terungkap secara jelas.












