Berita  

Klarifikasi Program Sosial Kapolri: APBN atau Uang Pribadi?

Program Sosial Kapolri Dibiayai dari Dana Pribadi, Bukan APBN

Pada Kamis, 10 September 2026, Program sosial yang terkait dengan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo telah mendapat perhatian publik terkait sumber pendanaannya. Ketua Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia (MPPI), Zandre Badak, memastikan bahwa sejumlah program sosial tersebut sepenuhnya dibiayai dari sumber dana pribadi Kapolri, bukan dari APBN.

Program Umroh Presisi dan Bedah Rumah

Salah satu program tersebut adalah Umroh Presisi yang memberikan kesempatan kepada Bi Heni, seorang Asisten Rumah Tangga (ART) dari Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, untuk melakukan ibadah umroh ke Tanah Suci. Setelah puluhan tahun menyimpan keinginan, Bi Heni akhirnya dapat mewujudkannya berkat program ini.

Penegasan dari Zandre Badak

Zandre Badak juga menegaskan bahwa program seperti Bedah Rumah, Umroh Gratis Presisi, Ziarah Holyland Presisi, dan Pembangunan Mushola Presisi, semuanya didanai sepenuhnya dari uang pribadi Kapolri. Hal ini disampaikan untuk menjawab pertanyaan dari netizen yang sempat meragukan sumber pendanaan program-program tersebut.

Menurut Zandre, Kapolri Listyo Sigit Prabowo telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dan anggota Polri melalui program-program tersebut. Bantuan yang diberikan oleh Kapolri dinilai sangat berarti bagi masyarakat dan menjadikannya sosok yang patut diacungi jempol.

Sementara itu, Bi Heni yang merupakan salah satu penerima manfaat program Umroh Presisi, merupakan contoh nyata bagaimana program sosial ini memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Impian lama Bi Heni untuk beribadah di Tanah Suci akhirnya terwujud berkat kebaikan Kapolri.

Dengan adanya penjelasan dari Zandre Badak, diharapkan keraguan dan spekulasi seputar sumber dana program sosial Kapolri dapat teratasi. Program-program tersebut menjadi bukti nyata dari kepedulian Kapolri dalam memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia.

Source link