Berita  

Kesulitan Air Bersih? Lapor Jakarta Siaga 112

Warga DKI Jakarta yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih diminta segera melapor melalui layanan Jakarta Siaga 112. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan laporan tersebut akan diverifikasi dan dikoordinasikan agar bantuan dapat diberikan lebih cepat.

“Apabila ada masyarakat yang mengalami kesulitan air bersih, segera laporkan melalui Jakarta Siaga 112 agar dapat kami verifikasi dan koordinasikan penanganannya,” kata Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat saat dihubungi di Jakarta, Rabu, 16 September 2026.

Laporan warga menjadi dasar penanganan

BPBD DKI telah menerima informasi mengenai kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta Selatan. Melalui Jakarta Siaga 112, masyarakat dapat menyampaikan laporan secara langsung terkait kondisi pasokan air di lingkungan mereka.

Marulitua menjelaskan, setiap laporan yang masuk tidak langsung ditindaklanjuti tanpa pemeriksaan. Petugas akan mengonfirmasi dan memverifikasi informasi tersebut, kemudian berkoordinasi dengan perangkat daerah serta pihak terkait, termasuk PAM Jaya.

“Setiap laporan yang masuk akan kami konfirmasi dan verifikasi, kemudian kami koordinasikan dengan perangkat daerah dan pihak terkait seperti PAM Jaya untuk dilakukan penanganan, termasuk dukungan distribusi air bersih bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Penanganan yang dilakukan BPBD mencakup pemantauan kondisi di lapangan, pengecekan ketersediaan air, koordinasi pengisian reservoir, serta respons terhadap pengaduan masyarakat. BPBD juga berkoordinasi dengan PAM Jaya untuk memastikan pasokan air dan mendukung pengisian reservoir air Jakarta.

Distribusi air dilakukan di Pondok Labu

Perhatian terhadap kebutuhan air bersih di Jakarta Selatan menguat setelah seorang warga Pondok Labu menyampaikan keluhan melalui Threads. Warga tersebut mengaku mengalami penurunan debit air di rumahnya selama dua minggu.

Merespons kondisi itu, Pemerintah Kota Jakarta Selatan menyalurkan air bersih secara gratis kepada warga yang terdampak kesulitan air selama musim kemarau. Distribusi dilakukan di Jalan Tridharma X, RT 02/RW 08, Pondok Labu, Kecamatan Cilandak.

BPBD Jakarta Selatan turut mengerahkan mobil tangki berkapasitas 5.000 liter untuk memasok air kepada masyarakat yang terdampak kekeringan atau mengalami gangguan ketersediaan air.

Pemantauan peringatan dini kekeringan

Selain menunggu laporan masyarakat, BPBD DKI Jakarta memantau wilayah yang berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) berada dalam kondisi peringatan dini kekeringan meteorologis.

Pemantauan tersebut menjadi bagian dari langkah BPBD dalam mengantisipasi kebutuhan air bersih selama musim kemarau. Masyarakat yang mengalami persoalan pasokan air tetap diminta menggunakan Jakarta Siaga 112 agar kondisi di lapangan dapat diperiksa dan penanganannya dikoordinasikan dengan instansi terkait.

Source link